Selasa, 5 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Olimpiade 2020

4 Pebulu Tangkis PB Djarum Perkuat Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Mereka Ditarget Medali

Ada empat atlet PB Djarum yang memperkuat tim bulu tangkis Indonesia pada Olimpiade Tokyo 2020

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muslimah
AFP/OLI SCARFF
Pasangan pebulutangkis Indonesia Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti ). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Ada empat atlet PB Djarum yang memperkuat tim bulu tangkis Indonesia pada Olimpiade Tokyo 2020.

Mereka adalah Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan, Praveen Jordan, dan Melati Daeva Oktavianti.

"Kalau target (PB Djarum) yang pertama tentunya dapat medali. Medali apa pun warnanya. Kalau bisa emas," ucap Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, kepada Tribunjateng.com, Jumat (23/7/2021).

Target meraih medali dari atlet yang berasal dari PB Djarum itu bukan tanpa alasan.

Apalagi, pada Olimpiade Barcelona 1992 atlet yang berasal dari klub PB Djarum, Alan Budikusuma, meraih medali emas.

Kemudian pada Olimpiade Rio 2016 pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mampu menyabet medali emas.

"Kalau (atlet Djarum) yang meraih perak dalam olimpiade banyak. Perunggu banyak lagi," ujar Yoppy.

Torehan prestasi berupa medali emas yang pernah disabet oleh atlet PB Djarum itu bisa menjadi pemacu semangat empat atlet yang saat ini memperkuat Indonesia pada cabang bulu tangkis di Olimpiade Tokyo 2020.

"Pasti bisa menjadi pemacu. Semua pemain bulu tangkis cita-cita paling tinggi olimpiade," kata dia.

Yoppy melanjutkan, empat atlet dari PB Djarum tersebut merupakan atlet papan atas baik skala Indonesia bahkan dunia.

Meski begitu, hal tersebut tidak boleh membuat para atlet lengah. Pasalnya pada Olimpiade memiliki daya magis tinggi.

Kata Yoppy, dalam olimpiade yang biasanya tidak mungkin menjadi mungkin. Yang biasanya di atas bisa tersungkur. 

"Semua bisa terjadi. Olimpiade memang magisnya tinggi sekali. Semua bisa terjadi. Siapa pun bisa mendapat tempat yang terhormat di sana," kata dia.

Misalnya saja pada olimpiade sebelumnya, pasangan Ahsan/Hendra yang diharapkan meraih medali emas, kata Yoppy, nyatanya tersungkur.

Waktu itu hanya satu medali emas yang disabet Indonesia dari pasangan ganda campuran Owi/Butet.

"Malaysia waktu itu tiga  finalis tapi tidak ada satu pun yang menjadi emas. Jadi tidak bisa diprediksi. Malaysia kurang apa ada Lee Chong Wei sungkur juga," tandas Yoppy.

Untuk empat atlet PB Djarum tersebut telah lama di Pelatnas. Ahsan tercatat sudah sekitar 10 tahun. Kemudian Kevin Sanjaya sekitar 8 tahun.

"Jordan dan Melati sekitar 7 tahunan di Pelatnas," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved