Selasa, 5 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Olimpiade 2020

Jadwal Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2021, Praveen/Melati Kuatkan Mental Jelang Laga Perdana

Jadwal Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2021, Praveen/Melati Kuatkan Mental Jelang Laga Perdana

Tayang:
AFP/OLI SCARFF
Jadwal Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2021, Praveen/Melati Kuatkan Mental Jelang Laga Perdana. Foto: Pasangan pebulutangkis Indonesia Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti merayakan kemenangannya setelah menundukan pasangan Thailand Dechapol Puavaranukroh dan Sapsiree Taerattanachai, dalam laga All England Open Badminton Championships Final Ganda Campuran di Birmingham, Inggris, Senin (15/3/2020). 

Jadwal Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2021, Praveen/Melati Kuatkan Mental Jelang Laga Perdana

Baca Artikel Lainnya tentang Olimpiade 2021 di Sini

TRIBUNJATENG.COM - Pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti siapkan mental jelang laga perdana di Olimpiade Tokyo 2021.

Pertandingan bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2021 akan digelar pada 24 Juli sampai 2 Agustus 2021 mendatang.

Jadwal lengkap bulu tangkisa Olimpiade Tokyo 2021 tercantum di akhir artikel.

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti akan melakoni pertandingan pertama melawan wakil Australia, Simon Wing Hang Leung/Gronya Somerville.

Baca juga: PSG Belum Menyerah Kejar Bek AC Milan, Tawarkan Paket Gaji dan Kontrak Menggiurkan

Baca juga: Olivier Giroud Segera Merapat ke AC Milan, Theo Hernandez Susul Donnarumma?

Baca juga: Pemain Muda Berbakat AC Milan Ini Akan Mewarisi Posisi Hakan Calhanoglu yang Minggat ke Inter Milan

Baca juga: Brazil vs Jerman di Laga Pembuka, Berikut Jadwal Lengkap Sepak Bola Olimpiade Tokyo 2020

Laga pertama mereka ini akan berlangsung di Musashino Forest Sports Plaza pada Sabtu (24/7/2021).

Kian dekatnya jadwal pertandingan membuat Pelatih Ganda Campuran, Nova Widianto mengalihkan fokus latihan ke faktor teknik, terutama mental bertarung.

"Kondisi Praveen/Melati sejauh ini sudah sangat bagus. Latihannya sudah banyak ke teknik, latihan fisiknya sudah dikurangi," ucap Nova, dikutip dari Badminton Indonesia.

"Pada dua hari terakhir ini, tinggal menyiapkan dan menguatkan mental saja. Yang terpenting sekarang mentalnya harus siap," kata peraih medali perak Olimpiade Beijing 2008 itu.

Sebagai pelatih, Nova Widianto menyadari betul bahwa Olimpiade adalah panggung turnamen yang berbeda.

Hal itu juga pernah dia rasakan saat masih berstatus pemain.

Pada Olimpiade Beijing 2008, Nova yang menjadi unggulan teratas bersama pasangannya saat itu, Liliyana Natsir, hanya bisa mempersembahkan medali perak untuk Indonesia.

Duet Nova/Liliyana gagal meraih medali emas setelah dikalahkan pasangan non-unggulan asal Korea Selatan, Lee Yong-dae/Lee Hyo-jung, 11-21, 17-21.

Pengalaman serupa juga dialami Liliyana Natsir pada Olimpiade London 2012.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved