Olimpiade 2020
Jadwal Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2021, Praveen/Melati Kuatkan Mental Jelang Laga Perdana
Jadwal Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2021, Praveen/Melati Kuatkan Mental Jelang Laga Perdana
Penulis: Fachri Sakti Nugroho | Editor: abduh imanulhaq
Jadwal Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2021, Praveen/Melati Kuatkan Mental Jelang Laga Perdana
Baca Artikel Lainnya tentang Olimpiade 2021 di Sini
TRIBUNJATENG.COM - Pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti siapkan mental jelang laga perdana di Olimpiade Tokyo 2021.
Pertandingan bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2021 akan digelar pada 24 Juli sampai 2 Agustus 2021 mendatang.
Jadwal lengkap bulu tangkisa Olimpiade Tokyo 2021 tercantum di akhir artikel.
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti akan melakoni pertandingan pertama melawan wakil Australia, Simon Wing Hang Leung/Gronya Somerville.
Baca juga: PSG Belum Menyerah Kejar Bek AC Milan, Tawarkan Paket Gaji dan Kontrak Menggiurkan
Baca juga: Olivier Giroud Segera Merapat ke AC Milan, Theo Hernandez Susul Donnarumma?
Baca juga: Pemain Muda Berbakat AC Milan Ini Akan Mewarisi Posisi Hakan Calhanoglu yang Minggat ke Inter Milan
Baca juga: Brazil vs Jerman di Laga Pembuka, Berikut Jadwal Lengkap Sepak Bola Olimpiade Tokyo 2020
Laga pertama mereka ini akan berlangsung di Musashino Forest Sports Plaza pada Sabtu (24/7/2021).
Kian dekatnya jadwal pertandingan membuat Pelatih Ganda Campuran, Nova Widianto mengalihkan fokus latihan ke faktor teknik, terutama mental bertarung.
"Kondisi Praveen/Melati sejauh ini sudah sangat bagus. Latihannya sudah banyak ke teknik, latihan fisiknya sudah dikurangi," ucap Nova, dikutip dari Badminton Indonesia.
"Pada dua hari terakhir ini, tinggal menyiapkan dan menguatkan mental saja. Yang terpenting sekarang mentalnya harus siap," kata peraih medali perak Olimpiade Beijing 2008 itu.
Sebagai pelatih, Nova Widianto menyadari betul bahwa Olimpiade adalah panggung turnamen yang berbeda.
Hal itu juga pernah dia rasakan saat masih berstatus pemain.
Pada Olimpiade Beijing 2008, Nova yang menjadi unggulan teratas bersama pasangannya saat itu, Liliyana Natsir, hanya bisa mempersembahkan medali perak untuk Indonesia.
Duet Nova/Liliyana gagal meraih medali emas setelah dikalahkan pasangan non-unggulan asal Korea Selatan, Lee Yong-dae/Lee Hyo-jung, 11-21, 17-21.
Pengalaman serupa juga dialami Liliyana Natsir pada Olimpiade London 2012.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pasangan-pebulutangkis-indonesia-praveen-jordan-dan-melati-daeva-oktavianti-merayakan-kemenangannya.jpg)