Breaking News:

Olimpiade Tokyo

Bikin Sejarah, Remaja Putri 13 Tahun Ini Raih Medali Emas Olimpiade Lewat Skateboard Jalanan

Momiji Nishiya membuat sejarah dengan memenangkan medali emas Olimpiade pertama untuk skateboard jalanan.

Editor: sujarwo
AP/Ben Curtis
Apakah Momiji Nishiya Peraih Emas Termuda dalam Sejarah Olimpiade. 

TRIBUNJATENG.COM - Momiji Nishiya dari Jepang baru saja membuat sejarah dengan memenangkan medali emas Olimpiade pertama untuk olahraga skateboard jalanan (street skateboard) perempuan di Olimpiade Tokyo.

"Saya tadinya tidak berpikir bisa menang, tapi semua orang di sekitar saya menyemangati saya, jadi saya senang saya bisa menyelesaikan jalur pertandingan," kata Nishiya seperti dilansir BBC Indonesia, Selasa (27/7/2021).

Atlet ini baru berusia 13 tahun dan berkompetisi dalam cabang olahraga yang baru dipertandingkan di Olimpiade di Tokyo 2020.

Skateboarding adalah salah satu dari lima cabang olahraga baru yang ditambahkan dengan jalur pertandingan yang dibuat meniru lingkungan perkotaan, sehingga para peserta harus meluncur melewati kursi-kursi dan rel.

"Saya sangat senang memenangkan Olimpiade Jepang dan saya sangat senang memenangkan Olimpiade pertama saya sebagai salah satu pesaing termuda," katanya.

Dengan usia rata-rata 14 tahun 191 hari, skateboard jalanan perempuan adalah pertandingan dengan pesaing-pesaing termuda dalam sejarah Olimpiade.

Juara Olimpiade termuda adalah Marjorie Gestring, yang memenangkan gelar lompat indah di Olimpiade Berlin 1936 pada usia 13 tahun 267 hari, hanya 63 hari lebih muda dari Nishiya.

Negara tuan rumah juga memenangkan emas di nomor skateboard putra, dengan Yuto Horigome yang berusia 22 tahun meluncur menuju kemenangan.

Nishiya tersandung dan gagal mendarat pada dua trik pertamanya, tetapi berhasil menyelesaikan tiga trik terakhirnya dengan skor 15,26, melampaui total skor Leal dengan 14,64.

Dia berseri-seri dengan gembira ketika kemenangannya dikonfirmasi.

Nishiya, berasal dari Osaka. Dia mulai bermain skateboard pada usia 5 tahun, terinspirasi oleh kakak laki-lakinya.

Di tempat kedua, Rayssa Leal dari Brasil juga berpotensi membuat sejarah.

Pada usia 13 tahun 203 hari, dia akan menjadi juara Olimpiade individu termuda jika dia menang.

"Saya bisa mewujudkan impian saya dan impian ayah saya," katanya saat merayakan medali peraknya.
Ketika ditanya oleh seorang reporter bagaimana dia menanggapi orang-orang yang mengatakan anak perempuan seharusnya tak bermain skate, atlet Brasil itu mengatakan seharusnya tidak ada batasan gender dalam olahraga.

"Saya pikir skateboard adalah untuk semua orang." (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved