Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Rembang

Pesan Bupati Abdul Hafidz di Hari Jadi Ke-280 Kabupaten Rembang

Bupati Rembang Abdul Hafidz saat membacakan sambutan dalam kegiatan hari jadi ke-280 Kabupaten Rembang secara virtual dari Pendopo Museum Kartini

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: galih permadi
Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Rembang
Bupati Rembang Abdul Hafidz saat membacakan sambutan dalam kegiatan hari jadi ke-280 Kabupaten Rembang secara virtual dari Pendopo Museum Kartini, Selasa (27/7/2021). 

Nilai-nilai kebersamaan inilah yang menjadi spirit dan motivasi bagi seluruh masyarakat Rembang untuk Bangkit Melawan Pandemi Covid-19," tegas dia.

Abdul Hafidz menyebut, pandemi Covid-19 telah memberikan tekanan terhadap kondisi perekonomian nasional bahkan global yang juga berimplikasi pada perkonomian daerah. 

Meskipun dalam kondisi ekonomi yang melambat tersebut, Kabupaten Rembang tetap meraih keberhasilan.

Di antaranya pertumbuhan ekonomi Kabupaten Rembang dari 2016 sampai 2020 mengalami rata-rata pertumbuhan sebesar 4,36 persen.

Secara keseluruhan, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Rembang relatif lebih tinggi daripada laju pertumbuhan ekonomi Nasional serta Jawa Tengah meskipun pada tahun 2019 cenderung lebih rendah, terpaut 0,21 persen.

Sedangkan tingkat inflasi di Kabupaten Rembang dalam kurun waktu tahun 2013-2020 masih terkendali cukup baik, meskipun pada tahun 2013 dan 2014 di angka tertinggi yaitu 6,88 persen dan 7,59 persen. Namun, pada kurun waktu tiga tahun berikutnya pada tahun 2016-2020 mengalami tingkat inflasi yang stabil yaitu di kisaran angka 1-3 persen.

Sementara berdasarkan data kemiskinan dari BPS, perkembangan kemiskinan Kabupaten Rembang Tahun 2016-2020 mengalami penurunan yang cukup signifikan pada tahun 2016 yaitu 18,54 persen dan pada tahun 2020 adalah 14,95 persen, meskipun pada tahun 2020 kembali mengalami kenaikan ke angka 15,60 persen akibat adanya pandemi Covid-19.

Selain itu, nilai investasi jumlah PMA dan PMDN berdasarkan LKIP Kabupaten Rembang pada tahun 2020 menunjukkan adanya pertumbuhan sebesar 14,94 persen menjadi 9,23 triliun rupiah.

Hal ini dapat menjadi perhatian sebab meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19 nilai investasi dapat meningkat secara baik.

Investasi yang dilakukan di Kabupaten Rembang tahun 2020 tersebut merupakan investasi lanjutan yang dilakukan oleh perusahaan sebelum tahun 2020.

Dan keberhasilan lainnya yaitu perkembangan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Rembang sejak tahun 2016 sampai 2020 menunjukkan kinerja yang baik yaitu mengalami penurunan, dari 3,69 persen menjadi 4,83 persen.

Persentase TPT tahun 2020 lebih tinggi dibanding pada tahun 2019 menunjukkan 3,69. Kenaikan tersebut terjadi karena adanya pandemi covid-19 yang terjadi pada awal tahun 2020. 

Pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Rembang menurut Bupati mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas penyampaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020 untuk ketiga kalinya setelah tahun 2018 dan tahun 2019. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved