Breaking News:

Berita Semarang

Pelaku Lempar Batu Truk Tertangkap di Bandungan, Diduga Idap Sakit Jiwa, Polisi Membawanya ke RSJ

Petugas kepolisian Polres Semarang berhasil mengamankan seorang diduga pelaku lempar batu di wilayah Kabupaten Semarang.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: moh anhar
TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS
Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Tegar Satrio Wicaksono. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Petugas kepolisian Polres Semarang berhasil mengamankan seorang diduga pelaku lempar batu di wilayah Kabupaten Semarang, Rabu (28/7/2021) dini hari tadi.

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Tegar Satrio Wicaksono saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan warga diduga pelaku teror pelemparan batu kendaraan yang melintas, terutama truk.

"Meski demikian kami belum bisa menyimpulkan. Karena indikasi yang bersangkutan orang gila. Siang ini saya bawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) untuk mendapat kepastian dari ahlinya," terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Kamis (29/7/2021).

Baca juga: Polda Jateng Klarifikasi Keramaian di Pendopo Museum RA Kartini Rembang, Itu Bukan Acara Hajatan

Menurut AKP Tegar, pelaku berjenis kelamin laki-laki yang bersangkutan sebelum diserahkan ke polisi diamankan warga sekitar daerah Sukorejo-Bandungan.

Ia menambahkan, pelaku ditangkap pada Rabu (28/7/2021) sekira pukul 21.00 di daerah Pakopen, tidak jauh dari Hotel Nakulo Sadewo, Bandungan.

"Intinya kami cek dahulu apakah benar-benar gila atau pura-pura. Ya semisal pura-pura, tapi khan gak ada orang yang betah tidak mandi sebulan. Karena baunya tidak enak sekali," katanya

Pihaknya mengungkapkan, saat ditangkap diduga pelaku pelemparan batu tersebut mengenakan pakaian compang-camping dan sering mondar-mandir di wilayah tersebut.

Dia menegaskan, dari beberapa hal yang janggal itu pelaku pelemparan batu tersebut berbeda dengan hasil awal penyelidikan petugas di jalur Ungaran-Bawen.

"Jika hasilnya nanti menurut ahli ada gangguan jiwa, ya kita serahkan ke Dinas Sosial. Kemarin laporan Polsek Bandungan diberi makan juga tidak mau, diajak bicara susah komunikasi," ujarnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved