Jumat, 5 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Khotbah Jumat

Khutbah Jumat Singkat Melatih Kesabaran Diri

Berikut materi khutbah jumat singkat dengan tema Melatih Kesabaran Diri yang dikutip dari YPKPI Masjid Raya Baiturrrahman Simpanglima Semarang.

Tayang:
MOSLEMWORLD
Khutbah Jumat Singkat Melatih Kesabaran Diri 

Bahkan pada ayat di atas juga ditegaskan, 'dan jangan sekali-kali kalian taat kepada orang yang telah dilupakan hatinya dari mengingat Allah'.

Orang yang demikian ini hidupnya selalu mengikuti hawa nafsu pribadi, hal ini karena sikap dan perbuatan mereka jauh dari kebenaran.

Oleh karenanya, marilah kita bersama-sama selalu dekat dengan orang yang memiliki kurbah (kedekatan) dengan Allah SWT yakni orang-orang yang senantiasa taat dalam menjalankan ibadah.

Disamping itu mari kita renungkan ayat Allah yang mengangkat tema tentang ciri-ciri orang beriman.

"(Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan."

Dalam ayat ini Allah memberikan i’tibar bahwa orang-orang yang beriman paling tidak harus memiliki beberapa indikator, antara lain:

1) Mampu berbagi kebahagiaan di waktu lapang maupun sempit.

Orang beriman adalah mereka yang mampu melahirkan 'social cospority' (kesejahteraan sosial) yakni tidak egois, tetapi memikirkan tentang lingkungannya.

2) Mampu menahan amarah, karena marah adalah sesuatu yang menjadi transportasi setan.

Rasulullah SAW menyatakan bahwa ketika seseorang sedang marah maka akalnya akan hilang karena dipermainkan oleh setan sebagaimana seorang anak kecil memainkan bola.

Oleh karena itu sebagai orang beriman harus memiliki kematangan dalam mengontrol emosi dan amarah.

Jangan sedikit-sedikit marah tetapi sikap amarah yang ada pada diri kita harus mampu kita kelola secara maksimal agar tidak muncul.

3) Mudah memberikan maaf pada orang lain.

Kemampuan untuk memberikan maaf kepada orang lain tidaklah mudah, karena dibutuhkan keluhuran dan kerendahan hati.

Oleh karenanya Allah menyuruh kita agar mampu memberikan maaf kepada siapapun yang pernah berbuat salah kepada kita.
Dengan menahan marah kedamaian hidup akan kita dapatkan dan dengan kemampuan untuk memberikan maaf maka akan terjadi pola hubungan kondusif, di mana satu dengan lain tidak saling curiga tetapi justru saling bahu membahu dengan melakukan aktivitas dan kegiatan secara sinergis.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved