Breaking News:

Berita Kudis

PA GMNI Kudus Dorong Pemkab Tambah Ketersediaan Vaksin

Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kudus mendorong pemerintah kabupaten agar menambah ketersediaan vaksin.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rival al manaf
(Foto: Dok. PA GMNI Kudus).
Vaksinasi yang digelar PA GMNI Kudus bekerja sama dengan Kodim Kudus, Puskesmas Jekulo, dan Pemdes Pladen di Balai Desa Pladen, Sabtu (31/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kudus mendorong pemerintah kabupaten agar menambah ketersediaan vaksin. Sebab, antusiasme warga Kudus dalam mengikuti vaksinasi saat ini sangat tinggi.

"Kami mendorong agar Pemerintah Kabupaten Kudus menambah ketersediaan vaksin. Khususnya untuk tahap satu," ujar Ketua PA GMNI Kudus, Achmad Yusuf Roni, Minggu (1/8/2021).

Yusuf menambahkan, vaksinasi dinilai sebagai solusi tepat dalam upaya penanganan pandemi Covid-19. Dengan begitu, akhirnya imunitas atau antibodi masyarakat yang telah divaksin terbentuk.

Baca juga: Video Difabel di Kudus Kangen Keluarga di Lampung

Baca juga: Tiga Kandidat Berebut Kursi Pelatih Persiku Kudus Mulai Hari Ini

Baca juga: 2 Hari Tak Keluar Rumah, Pria Sebatang Kara di Kudus Ditemukan Meninggal

"Imunitas dan antibodi masyarakat yang telah divaksin akan terbentuk sehingga tercapai kekebalan kelompok atau herd immunity terhadap Covid-19. Dengan demikian kegiatan sosial dan ekonomi dapat pulih dan bangkit kembali," ujar lelaki yang juga sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kudus.

Perihal vaksinasi, kata Yusuf, pihaknya juga telah melakukan program vaksinasi massal untuk umum yang berlangsung tempo hari di Balai Desa Pladen, Kecamatan Jekulo. Vaksinasi sebanyak 200 dosis pertama itu merupakan hasil kerja sama antara PA GMNI Kudus, Kodim 0722/Kudus, Puskesmas Jekulo, dan Pemerintah Desa Pladen.

"200 vaksin dosis pertama itu untuk warga umum yang sudah terdaftar di Pemdes Pladen maupun PA GMNI," katanya.

Yusuf mengatakan, vaksinasi yang pihaknya lakukan untuk membantu pemerintah dalam program percepatan vaksinasi.

Sementara itu, Kasi Surveilans dan Imunisasi pada Dinas Kesehatan Kudus, Aniq Fuad, mengatakan, saat ini sudah ada alokasi 12 ribu dosis vaksin dari pemerintah provinsi. Vaksin itu baru akan diambil esok hari.

"Sudah ada alokasi semalam 12 ribu dosis untuk Kudus," jelas Aniq Fuad.

Alokasi sebanyak itu separuh untuk dosis pertama. Sisanya untuk dosis kedua.

Baca juga: Penyandang Disabilitas Mental di Kudus Kangen Keluarga di Lampung

Baca juga: Warga Terdampak PPKM di Ploso Kudus dapat Paket Sayuran dari Sesama Warga

Sementara, saat ini warga Kudus yang sudah divaksin untuk dosis pertama yakni sekitar 130 ribuan warga. Sementara untuk vaksin dosis kedua yakni sekitar 100 ribuan warga.

Memang, kata dia, beberapa waktu yang lalu stok vaksin di Kudus sempat habis. Akhirnya agenda vaksinasi banyak yang tertunda. Padahal banyak warga yang sudah menanti untuk mengikuti vaksinasi.

"Animo tinggi masyarakat karena memang ada beberapa hal yang salah satu syaratnya kartu vaksin," kata dia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved