Breaking News:

Jawa Sumbang 50% Kematian Covid-19 Nasional, Kota Semarang Tertinggi

Total kasus kematian di 20 kabupaten kota tersebut sebanyak 2.873 kasus selama penerapan pertama PPKM Level 4 di Jawa-Bali.

Editor: Vito
Kompas.com/MITA AMALIA HAPSARI
ilustrasi - Tangkapan layar video pemakaman TPU Rorotan, unggahan instagram @alivikry, Rabu (7/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, sebanyak 50 persen kasus kematian nasional terkait dengan covid-19 disumbang oleh 20 kabupaten/kota di Jawa.

Data itu diambil selama PPKM Level 4 diterapkan pada 19-25 Juli 2021.

"Khususnya angka kematian memang tinggi. Kami analisa dari 20 kabupaten/kota terbesar di Jawa ini menyumbangkan 50 persen kasus kematian," katanya, dalam webinar, Senin (2/8).

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Total kasus kematian di 20 kabupaten kota tersebut sebanyak 2.873 kasus selama penerapan pertama PPKM Level 4 di Jawa-Bali. Provinsi Jabar, Jateng, dan Jatim menjadi provinsi dengan sumbangan kasus kematian terbanyak.

Di Jabar, Purwakarta dan Karawang mencatat total kasus kematian terbanyak selama 19-25 Juli. Purwakarta menyumbang sebanyak 216 kasus kematian, sementara Karawang sebanyak 130 kasus kematian.

Kemudian ada sembilan kabupaten/kota di Jateng mencatat kasus kematian tinggi. Pertama, Kota Semarang dengan 340 kasus kematian, disusul Sragen 186 kasus kematian, Sukoharjo 163 kasus kematian, dan Wonogiri 153 kasus kematian.

Kemudian ada Kota Solo dengan 120 kasus kematian, Banjarnegara 107 kasus, Kebumen 101 kasus, Klaten 92 kasus, dan Karanganyar 92 kasus kematian.

Selanjutnya, sembilan kabupaten/kota di Jatim dengan sumbangan kasus kematian terbanyak antara lain tercatat di Jember 185 kasus, Kota Surabaya 162 kasus, Jombang 149 kasus, Trenggalek 136 kasus, dan Bojonegoro 122 kasus.

Daerah lain yakni Bondowoso 114 kasus, Situbondo 108 kasus, Blitar 104 kasus, dan Bangkalan 93 kasus.

Adapun, sebanyak 1.568 kasus kematian yang terjadi selama 24 jam terakhir pada Senin (2/8), tersebar di 30 provinsi. Jatim menjadi daerah yang mencatatkan kasus kematian tertinggi, yaitu 352 kasus. Kemudian diikuti Jateng sebanyak 333 kasus, dan DKI Jakarta sebanyak 154 kasus. 

Sementara, penanganan pandemi covid-19 di Indonesia tengah menjadi sorotan dunia. Hal itu setelah laporan dari media asing, Bloomberg pada 27 Juli lalu yang menyebut Indonesia menjadi negara terburuk di dunia dalam menangani pandemi.

Satu di antara faktor penyebabnya adalah karena tingginya angka kematian covid-19 di Tanah Air. Tercatat, dalam beberapa minggu terakhir, lebih dari 1.300 orang meninggal setiap hari.

Bahkan, rekor kasus kematian di Indonesia dan tertinggi di dunia sempat terjadi pada 27 Juli 2021 lalu dengan 2.069 kasus. Menurut data dari Johns Hopkins Univercity, angka kematian covid-19 per kapita di Indonesia lebih tinggi dari Brazil.

Padahal, Brazil sempat mengalami lonjakan kasus kematian yang serupa pada April 2021 lalu. Dalam satu minggu terakhir, Brazil mencatat kasus kematian sebanyak 6.910 jiwa. Sementara, angka kasus kematian di Indonesia mencapai hampir dua kali lipat dari Brazil, yakni 12.444 jiwa. (CNNIndonesia.com/Tribunnews)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved