Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

2 Pria Mabuk Tewas Dibakar, 5 Pelaku Mengaku Dendam Sering Diganggu dan Diancam

Rasa dendam mendalam membuat para pelaku sepakat untuk mencari bensin guna mengakhiri hidup korban. 

Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
tribun bali
EVAKUASI JENAZAH - Petugas mengevakuasi jenazah di Jalan Raya Pelabuhan Benoa, Bali, pada Jumat 10 April 2026. Dua pria menjadi korban pengeroyokan kemudian dibakar. (Istimewa) 

Ringkasan Berita:
  • Dua pria tewas setelah dikeroyok dan dibakar di kawasan Pelabuhan Benoa, Bali.
  • Peristiwa tersebut dipicu rasa sakit hati mendalam dan ancaman pembunuhan dari pihak korban. 
  • Lima pelaku telah ditangkap.

 

TRIBUNJATENG.COM, DENPASAR - Dua pria tewas dibakar di kawasan Pelabuhan Benoa, Bali. 

Polresta Denpasar mengungkap motif di balik aksi penganiayaan sadis tersebut.

Hal ini terungkap setelah polisi berhasil meringkus lima pelaku kurang dari 10 jam setelah kejadian tewasnya Egi Ramadan dan Dan Hisam Adnan, pada Jumat 10 April 2026.

Baca juga: Berawal Unjuk Rasa, Ratusan Warga Bakar Rumah Pria Diduga Bandar Narkoba

Motif penganiayaan

Kasat Reskrim Kompol Agus Riwayanto mengungkap peristiwa tersebut dipicu oleh rasa sakit hati mendalam dan ancaman pembunuhan dari pihak korban. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan, para pelaku sudah lama memendam dendam lantaran korban sering mengganggu mereka dan bahkan berkali-kali melontarkan ancaman akan membunuh para pelaku. 

"Motifnya para pelaku ini awalnya dendam karena korban sering mengganggu, bahkan mengancam akan membunuh," ujar Kompol Agus dalam press release di Mapolresta Denpasar

Ketegangan memuncak pada Jumat dini hari sekitar pukul 03.00 WITA ketika korban Egi, yang saat itu di bawah pengaruh minuman keras, melakukan panggilan video kepada salah satu pelaku berinisial IS. 

Dalam panggilan tersebut, korban kembali melontarkan ancaman pembunuhan, hingga akhirnya terjadi aksi saling tantang untuk berkelahi. 

Korban kemudian menantang para pelaku untuk bertemu di depan kawasan pelabuhan, tepatnya di depan Restoran Betuna Sirip Biru.

Ketika korban tiba di lokasi, para pelaku melihat korban Egi dan Hisam sedang duduk lemas dalam kondisi mabuk berat. 

Lima pelaku yang merasa sakit hati atas ancaman-ancaman korban langsung melakukan penyerangan membabi buta menggunakan batu dan balok kayu. 

Tidak berhenti di situ, rasa dendam yang sudah sedemikian rupa membuat para pelaku sepakat untuk mencari bensin guna mengakhiri hidup korban. 

Para pelaku kemudian kembali ke lokasi untuk menyiramkan bensin dan membakar korban Egi serta Hisam yang sudah dalam keadaan tidak berdaya di selokan hingga tewas di tempat.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved