Berita Tegal
IDI Kota Tegal Imbau Masyarakat Ketat Protokol Kesehatan Meski Kasus Covid-19 Menurun
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Tegal menilai, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) efektif dalam menurunkan angka Covid-19.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM,TEGAL- Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Tegal menilai, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) efektif dalam menurunkan angka Covid-19.
Penurunan tersebut dapat terlihat dalam penerapan PPKM yang telah berlangsung selama satu bulan terakhir.
Ketua IDI Kota Tegal, dr Said Baraba mengatakan, manfaat dari PPKM cukup terlihat untuk menurunkan angka Covid-19.
Ia menilai, penurunan yang terjadi cukup besar.
Menurutnya, penurunan angka kasus Covid-19 terjadi sekira 40 persen.
"Iya, menekan cukup besar. Kurang lebih turunnya sekira 40 persen," kata Said kepada tribunjateng.com, Selasa (3/8/2021).
Said menilai, penurunan tersebut berlangsung karena terjadi peningkatan kesadaran masyarakat untuk memakai masker semasa PPKM.
Kemudian tidak adanya kerumunan lantaran masyarakat lebih banyak di rumah.
Ditambah lagi, pengunjung rumah makan dan toko-toko dibatasi.
"Yang pasti karena kesadaran masyarakat untuk memakai masker meningkat," ujarnya.
Said berpesan, masyarakat harus tetap menjaga kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan.
Harus tetap ketat meskipun nantinya PPKM berakhir.
Begitu juga bagi pemilik rumah makan dan toko.
Menurut Said, jumlah maksimal pengunjung saat makan harus tetap dibatasi.
Tujuannya agar jarak antar pengunjung tetap terjaga.
"Mudah-mudahan kesadaran masyarakat tidak hanya pas PPKM. Tetapi bisa berlanjut setelah PPKM barakhir. Tetap menerapkan protokol kesehatan," pesannya. (fba)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/said-baraba-1.jpg)