Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Di Malang, Pelajar SMA Jadi Relawan Covid-19, Apa Saja Tugasnya?

Dua pelajar SMA di Malang menjadi relawan penanganan Covid-19. Bagaimana kisahnya dan apa saja tugasnya?

Tayang:
Editor: rival al manaf
KOMPAS.COM/ANDI HARTIK
Moura dan Ifron, dua pelajar yang menjadi relawan penanganan Covid-19 di Posko MBLC Kota Malang, Selasa (3/8/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, MALANG - Dua pelajar SMA di Malang menjadi relawan penanganan Covid-19.

Bagaimana kisahnya dan apa saja tugasnya?

Mereka adalah Moura Eka S (16) dan Ifron Petrus A (17) yang mengabdikan diri di posko relawan Malang Bersatu Lawan Corona (MBLC).

Moura merupakan pelajar kelas 2 IPS SMAN 1 Lawang dan Ifron merupakan pelajar kelas 3 Multimedia di SMKN 4 Malang.

Baca juga: DKK Karanganyar Buka Pendaftaran Tenaga Relawan

Baca juga: Oknum Relawan Semarang Pungli Ongkos Pemakaman Jenazah Pasien Corona Rp 16 Juta

Baca juga: 112 Relawan Covid-19 di Salatiga Terima Bantuan Program BPU BP Jamsostek

Keduanya ikut menjadi relawan dengan memanfaatkan waktu luang di sela proses belajar mengajar daring.

 
"Untuk menyiasati waktu, saya kerjakan di posko ini kalau ada pelajaran daring," kata Moura di Posko MBLC, Kota Malang, Selasa (3/8/2021).

Moura mengaku sudah sebulan aktif sebagai relawan di posko itu. Awalnya, ia kesulitan membagi waktu dengan sekolah.

Belakangan, ia terbiasa menjalankan keduanya. Sekolah sambil menjadi relawan penanganan Covid-19.

"Kalau dari saya sendiri saat baru bergabung di MBLC ini sekolah agak keteteran. Bingung membagi waktu antara mengerjakan tugas sekolah dan di posko ini. Tapi sekarang sudah bisa membagi waktu," katanya.

"Pagi saya mengerjakan tugas dulu ataupun pulang dari posko malam hari saya juga mengerjakan tugas," katanya.

Biasanya, Moura berada di posko mulai pukul 9.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

Saat ditemui, Moura dan Ifron baru saja selesai ikut pembagian masker di Lawang, Kabupaten Malang.

Moura mengatakan, keluarga dan pihak sekolah sangat mendukung keputusannya.

Moura berinisiatif untuk menjadi relawan penanganan Covid-19 setelah merasa prihatin dengan lonjakan kasus di Malang.

"Rasa prihatin dari diri sendiri sih, karena melihat persebaran Covid-19 Malang Raya meningkat. Perlu adanya generasi muda yang ikut turun untuk membantu warga-warga yang Isoman," katanya.

Ifron mengaku diuntungkan dengan menjadi relawan. Sebab, dirinya bisa mempraktikan pelajaran di sekolah, yakni mendokumentasikan program posko tersebut.

Ifron mengaku awalnya takut karena harus bertemu dengan banyak orang. Bahkan kadang-kadang mengunjungi pasien Covid-19 yang isolasi mandiri.

Namun akhirnya ia terbiasa dengan itu.

"Sebelumnya ada rasa takut. Takutnya karena ketemu orang-orang yang kena Covid-19. Saya pertama takut, tapi kemudian kebiasaan. Karena di sini juga ketat. Seminggu sekali diswab," katanya.

Jubir MBLC, Sri Widji Wahyuning Utami mengatakan, pihaknya sangat terbantu dengan keikutsertaan dua pelajar tersebut.

"Kami dari posoko mengapresiasi atas kehadiran relawan termuda yang masih pelajar Moura dan Ifron," katanya.

Menurutnya, Moura teliti dalam pendataan dan pelaporan. Sedangkan Ifron memiliki kemampuan di bidang multimedia.

Baca juga: Pembunuhan Perawat Pasien Covid-19 di Banjarbaru: Jasad Ditemukan di Kamar Mandi dengan Luka Tusuk

Baca juga: Hasil Penelusuran PPATK Soal Bantuan Rp 2 Triliun ke Keluarga Akidi Tio: Belum Ada Transaksi 

Baca juga: Uji Coba Manchester City Selalu Cetak Skor Besar, Masih Butuhkah Jasa Harry Kane?

Baca juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 6 SD Halaman 150 151 152 153 154 155 156 157 Tema 9

"Moura teliti dalam pendataan dan pelaporan. Pendataan dan pelaporan secara administratif ini dibutuhkan oleh posko untuk laporan ke publik," katanya.

MBLC merupakan gabungan relawan yang menyalurkan bantuan untuk warga terdampak dan pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri.

Relawan di posko itu menjalani tes cepat antigen secara berkala untuk memastikan kesehatannya.

"Relawan di sini terdiri dari berbagai elemen. Kami lakukan swab sebelum mereka bertugas untuk memastikan mereka sehat. Mereka juga diberi makan teratur dan kami dukung mereka dengan vitamin dan mereka diminta istirahat pada waktunya," katanya. (*)

Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul Cerita 2 Pelajar di Malang Jadi Relawan Covid-19, Berawal dari Rasa Prihatin Kasus Corona Meningkat

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved