Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

AS Catat 100 Ribu Kasus 2 Hari Beruntun, Dipicu Covid-19 Varian Delta

pada Selasa lalu kasus baru covid-19 di AS bertambah 108.824, kemudian sehari berselang, virus corona di AS mencatatkan penambahan 112.279 kasus.

Editor: Vito
Freepik
Ilustrasi Virus corona 

TRIBUNJATENG.COM, WASHINGTON DC - Wabah virus corona semakin menggila, dengan terjadinya lonjakan kasus baru di berbagai negara, terutama akibat covid-19 varian Delta.

Tak tanggung-tanggung, Amerika Serikat (AS) misalnya yang mencatatkan penambahan kasus baru lebih dari 100.000 infeksi dalam 2 hari terakhir, yakni Selasa (3/8) dan Rabu (4/8).

Menurut data Worldometers, pada Selasa lalu kasus baru covid-19 di AS bertambah 108.824, kemudian sehari berselang, virus corona di AS mencatatkan penambahan 112.279 kasus.

Dengan demikian, total kasus virus corona di AS kini mencapai 36,17 juta, sementara angka kematiannya adalah 631.299 orang.

Satu penyebab lonjakan kasus covid-19 AS adalah menyebarnya varian Delta, yang menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyumbang setidaknya 93 persen dari kasus berurutan.

Pakar epidemiologi AS, Anthony Fauci memperkirakan, penambahan kasus harian di negara itu bisa melonjak hingga 200 ribu infeksi/hari. Menurut dia, lonjakan itu satu di antaranya disebabkan oleh penyebaran varian Delta.

"Jika ada varian jenis lain yang lebih cepat menular dan menimbulkan gejala berat, maka kita bakal kesulitan. Penduduk yang belum divaksin berpikir keliru hal itu cuma untuk mereka. Padahal tidak. Itu juga soal orang lain," katanya, dalam sebuah acara wawancara, seperti dikutip Reuters.

Satgas Covid-19 Gedung Putih mencatat, sebanyak 97 persen kasus infeksi covid-19 varian Delta dengan gejala berat di AS dialami orang yang belum divaksin.

Dilansir The Hill, di beberapa negara bagian dengan tingkat vaksinasi rendah, terutama wilayah Midwest yang mencakup Kansas, Iowa, dan Missouri, persentasenya bahkan lebih tinggi.

Lonjakan kasus juga dialami di negara-negara bagian yang berada di kawasan selatan AS, yakni Florida, Texas, dan Louisiana. Menurut laporan rumah sakit di Florida dan Louisiana saat ini hampir penuh akibat merawat pasien covid-19.

Penyebaran varian Delta yang cepat menyebabkan beberapa kota besar mewajibkan kembali pemakaian masker pada semua orang, tanpa memandang status vaksinasi.

Selain itu, beberapa area seperti New York City mengharuskan warga menunjukkan bukti vaksinasi untuk pekerja. Orang-orang yang ingin berpartisipasi pada kegiatan di dalam ruangan juga perlu menunjukkan bukti vaksinasi.

Syarat itu juga termasuk aktivitas makan di restoran, berolahraga di gym, dan menonton pertunjukan teater.

Akibat geram dengan lonjakan kasus covid-19 di sejumlah negara bagian di wilayah selatan, Presiden Joe Biden meminta para gubernur dan pejabat yang berasal dari Partai Republik supaya mengikuti protokol kesehatan dan imbauan dari pemerintah pusat.

"Ikuti protokol kesehatan atau enyah," tukas Biden.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved