Berita video
Video Perjuangan Tim Oksigen RSUD Kardinah Tegal Pastikan Stok Tersedia
Detik-detik menegangkan setiap harinya dialami oleh para petugas Tim Darurat Oksigen RSUD Kardinah Tegal, Jawa Tengah.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: abduh imanulhaq
Ketika itu oksigen liquid yang dimiliki rumah sakit sudah habis.
Sedangkan oksigen gas yang tersisa berjumlah enam tabung, lima di antaranya sedang dipakai.
Bakhtiar mengatakan, ia dan rekan-rekannya saat itu masih menantikan kiriman oksigen liquid.
Sementara kiriman oksigen liquid tersebut baru sampai pintu exit tol.
Ia sangat bersyukur, ada satu tabung gas oksigen yang mejadi penyelamat.
“Itu tiggal satu-satunya, satu tabung jadi penyelamat. Oksigen liquid datang, kita pakai yang liquid.
Alhamdulillah kami bersyukur sekali, pasien gak sampai kehabisan oksigen. Sampai teman-teman semuanya langsung sujud syukur,” ungkapnya.
Kebutuhan 3 Ton Perhari
Kebutuhan oksigen yang sangat tinggi diakui baru terjadi pada gelombang kedua lonjakan kasus Covid-19.
Berbeda dengan gelombang pertama pada 2020.
Kepala Instalasi Farmasi RSUD Kardinah Tegal, Endro Sutjahjono mengatakan, kebutuhan oksigen meningkat drastis semasa lonjakan kasus Covid-19 gelombang kedua.
Normalnya penggunaan oksigen liquid mencapai 1,5 ton per hari.
Namun dalam gelombang kedua ini, penggunanaan oksigen mencapai 3 ton per hari.
“Jadi kebutuhan oksigen meningkat drastis sekali dari yang awalnya per hari hanya 1,5 ton,” katanya.
Endro menjelaskan, untuk bisa menyuplai kebutuhan tersebut, pihaknya menyelang-nyelingnya dengan oksigen gas tabung ukuran 6 meter kubik.