Berita Jateng
Yuspahruddin Ajak Kanwil Kemenkumham Jateng Berbagi ke Warga
Gerakan Kumham Peduli, Kumham Berbagi yang digelar serentak di seluruh Indonesia pada 29 Juli 2021 disukseskan.
Penulis: m zaenal arifin | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gerakan Kumham Peduli, Kumham Berbagi yang digelar serentak di seluruh Indonesia pada 29 Juli 2021 disukseskan jajaran Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) termasuk di Kantor Wilayah Jawa Tengah.
Menjaga agar semangat berbagi terhadap sesama ini tidak luntur, Kanwil Kemenkumham Jateng mengadakan kegiatan pembinaan dan refleksi pelaksanaan Kumham Peduli, Kumham Berbagi, yang digelar secara virtual, Jum'at (6/8/2021).
Kepala Kanwil Kemenkumham Jateng, A Yuspahruddin, dalam laporannya mengatakan, dalam pelaksanaan Kumham Peduli, Kumham Berbagi, Kanwil Kemenkumham Jateng telah membagikan 3.626 paket bantuan sosial di seluruh wilayah Jateng.
"Bantuan tersebut diperoleh dari refocusing anggaran dan sumbangan sukarela dari para pegawai," kata Yuspahruddin.
Yuspahruddin mengajak seluruh jajarannya untuk mempertahankan semangat untuk membantu sesama.
"Tentu kita semua berharap, bahwa semangat Kumham Peduli, Kumham Berbagi tidak berhenti sampai kegiatan kemarin. Saya mengajak kita semua untuk selalu mengasah kepekaan, kepedulian dan empati kepada masyarakat di sekitar kita yang tidak seberuntung kita," ajaknya.
Pada kegiatan ini, seluruh pegawai Kanwil Kemenkumham Jateng baik yang di Kantor Wilayah sendiri, maupun di Unit Pelaksana Teknis se Jawa Tengah, mengikuti secara virtual. Termasuk para Kepala Divisi yang tampil dengan formasi lengkap.
Hadir sebagai narasumber utama yaitu Inspektur Jenderal Kemenkumham, Razilu. Ia mengatakan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari pembinaan dan penguatan revolusi mental.
"Harapannya, geliat Kumham Peduli, Kumham Berbagi, tidak hanya sekedar seremoni. Namun gelora dan momentum berbagi tetap terjaga dengan baik," katanya.
Dikatakannya, kondisi ASN selama pandemi tidak benar-benar terdampak, khususnya dari segi ekonomi. Yang mana, ASN diberikan kelebihan dari sisi materi dibandingkan dengan yang lain.
"Kita harus mensyukuri nikmat yang ada. Salah satunya dengan berbagi. Karena berbagi itu merupakan salah satu bentuk syukur dan pasti akan ditambah (rejeki)," ujarnya.
Mantan Staf Ahli Menteri itu juga menguraikan bagaimana manusia sering terjebak dalam mindset yang keliru dalam berbagi. (Nal)