Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Cuaca Cerah saat Tiga Pendaki Hilang di Gunung Ungaran, Tak Ada Jejak Kaki yang Ditemukan

Ketika kejadian hilangnya para pendaki cuaca sangat cerah. Tanda-tanda survivor baik jejak kaki maupun bekas logistik tidak ditemukan

Tayang:
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: muslimah
TribunJateng.com/M Nafiul Haris
Ketua Posko Pencarian SAR Kabupaten Semarang Agus Purnomo. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Tiga orang pendaki di Gunung Ungaran yang berasal dari Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang yang dilaporkan hilang, pada Kamis (5/8/2021) diduga tidak memiliki kemampuan survival.

Ketua Posko Pencarian SAR Kabupaten Semarang Agus Purnomo mengatakan dari informasi awal para survivor yang hilang atau diduga tersesat yakni Roni (40) Mindiyanah (37) dan Seto (50) tidak pernah memiliki kemampuan hidup di alam bebas. 

"Itu berdasarkan keterangan warga Ngaglik, Nyatnyono yang berjualan makanan, karena saat mereka mau mendaki ke Sendang Suroloyo tidak sempat membawa bekal yang sudah dipesan," terangnya kepada Tribunjateng.com, di Balai Desa Nyatnyono, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Sabtu (7/8/2021) 

Menurut Agus, dalam proses pencarian hari kedua petugas gabungan yang melakukan penyisiran pada beberapa titik hasilnya masih nihil. 

Ia menambahkan, sampai sejauh ini relawan yang terlibat dalam pencarian survivor sebanyak 200 orang dari 25 komunitas dengan masing-masing tim terdiri dari 10-15 personil. 

"Kita bagi tiga titik pencarian di awal pendakian Dusun Ngipik, lalu Bergas, dan Promasan. Ada yang mencari dari atas kebawah dan dari titik bawah ke atas," katanya

Dia menyatakan, lokasi Gunung Ungaran yang dikelilingi lembah, jurang, dan perbukitan juga menyulitkan tim SAR karena sinyal tidak bisa menembus sehingga laporan setiap perkembangan terganggu. 

Pihaknya mengungkapkan, ketika kejadian hilangnya para pendaki cuaca sangat cerah. Tanda-tanda survivor baik jejak kaki maupun bekas logistik tidak ditemukan. 

"Maka hari ini kami sisir lokasi yang kemarin belum terjamah seperti jurang, dan lembah. Ini berdasarkan informasi teman-teman di lapangan terus kita cari karena cuaca tidak ada kendala," ujarnya (ris) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved