Minggu, 17 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribunjateng Hari ini

Maryam Terseret Arus saat Cek Tanggul Sungai Plumbon yang Jebol

Banjir yang terjadi di Kota Semarang, pada Jumat (16/5/2026) malam, memakan dua korban jiwa.

Tayang:
Penulis: Achiar M Permana | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Bram Kusuma
Tribun Jateng Hari Ini Minggu 17 Mei 2026 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Banjir yang terjadi di Kota Semarang, pada Jumat (15/5/2026) malam, memakan korban.

Dua warga ditemukan tak bernyawa di tempat terpisah, pada Sabtu (16/5) pagi.

Kedua jenazah tersebut merupakan korban yang sempat terseret banjir di Kawasan Industri Candi (KIC), Kecamatan Ngaliyan, dan Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, pada Jumat malam.

Korban meninggal bernama Kurnia Suci Marsella (22), warga Perbalan, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Semarang Utara.

Jenazah korban ditemukandi belakang rumah di Jalan Sriyatno, RT 02 RW 04, Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, pada Jumat pukul 19.30. 

Adapun korban kedua, Maryam (71), lansia warga RT 01 RW 01 Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu.

Maryam diduga hanyut saat mengecek tanggul Sungai Plumbon yang jebol, pada Jumat malam.

Rumah Maryam berada tepat di depan titik tanggul yang jebol sepanjang sekitar 40 meter. 

Baca juga: Aspal dan Paving Block Kampung Sriyatno Kocar-kacir Diterjang Banjir 

Jenazah Maryam ditemukan, pada Sabtu pukul 07.45, sekitar satu kilometer dari lokasi awal diduga hanyut. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto mengatakan, semua korban telah ditemukan.

"Ada dua korban meninggal dunia," kata Endro saat dikonfirmasi, Sabtu.

Terseret arus

Sebelumnya, pada Jumat pukul 19.30, warga RT 02 RW 04 Kelurahan Purwoyoso, Ngaliyan, digegerkan oleh penemuan jenazah perempuan di area sempit dekat kandang ayam di antara dua rumah.

Awalnya warga melihat bagian tangan korban muncul di tengah genangan dan lumpur banjir.

Tim SAR gabungan kemudian melakukan proses evakuasi dengan cara estafet lantaran akses menuju lokasi cukup sempit.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved