Berita Regional

Viral Beras Bansos Menggumpal Seperti Batu dan Bau, Ini Alasan Bupati

iral beras bansos berbentuk gumpalan-gumpalan seperti batu mendapat tanggapan dari Bupati.

Editor: rival al manaf
(KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDIN)
Warga menunjukkan beras bantuan PPKM yang kondisinya tidak layak di Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (5/8/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BANTEN - Viral beras bansos berbentuk gumpalan-gumpalan seperti batu mendapat tanggapan dari Bupati.

Diketahui bantuan beras menggumpal dan berbau itu diterima warga Pandeglang, Banten.

Bupati Pandeglang Irna Narulita angkat bicara terkait temuan beras bantuan sosial di wilayahnya yang disebut mirip gumpalan batu.

Baca juga: Beras Bansos untuk Warga Bangkalan Ditemukan Banyak Kutu, Dardak: Segera Diganti

Baca juga: Video Warga Kudus Terdaftar KPM Terima Bantuan Beras

Baca juga: Bulog Jateng Siapkan 22,2 Ribu Ton Beras untuk Warga Penerima Bantuan PPKM

Baca juga: Bulog Jateng Pastikan Beras PPKM Tepat Kualitas

Irna mengatakan beras tersebut memang ada, namun hanya sedikit jika dibandingkan dengan ribuan ton bansos yang sudah didistribusikan dalam kondisi bagus.

"Saya turut prihatin, tadi Pak Menko PMK beri apresiasi, dari sekian yang sudah didistribusikan, 90 persen, gak ada masalah, cuma nol koma nol sekian digit (yang rusak)," kata Irna di Gudang Bulog Pandeglang, Jumat (6/8/2021).

Irna bilang, beras yang rusak itu pun, sudah langsung diganti dengan cepat dengan beras yang baru.

Bahkan dia bilang, masyarakat yang menerima beras rusak itu tidak mempermasalahkan karena langsung diganti.

Irna juga mengatakan, pihaknya selalu melakukan kroscek sebelum bansos didistribusikan ke masyarakat.

"Kita kroscek bersama sebelum sampai kepada penerima manfaat, dan hampir 130 tibu KK yang mendapatkan bantuan," kata Irna.

Kendati demikian, Irna mengatakan, kejadian ini menjadi pelajaran bersama dan lebih mengetatkan pengecekan untuk BST, BPNT, PKH dan program bansos lainnya sebelum dibagikan ke masyarakat.

Kita saling koreksi, dikawal semua pihak baik Polsek, Koramil, Kecamatan dan Desa, agar program PPKM ini harus dapat dinikmati masyarakat dan semoga kedepan tidak terjadi lagi," kata dia.

Dilaporkan sebelumnya, sejumlah warga di Kabupaten Pandeglang, Banten, kecewa dengan beras bantuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diberikan oleh pemerintah pusat.

Beras itu disebut tidak layak konsumsi karena kondisinya menggumpal seperti batu dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Salah satu warga yang menerima beras tersebut adalah Uki, warga Kelurahan Pandeglang, Pandeglang yang menerima beras tersebut pada Selasa (3/8/2021).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved