Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Lestarikan Budaya, Dari Banyumas Eko Kuntowibowo Produksi Seperangkat Gamelan

Kesenian gamelan dan karawitan di era modern saat ini kurang diminati oleh masyarakat khususnya generasi muda.

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
Para pekerja saat memproduksi seperangkat gamelan di Pendopo Oemah Gamelan Eko Kuntowibowo di rumahnya RT 3 RW 3 Desa Pekunden, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Minggu (8/8/2021). 

Seperangkat gamelan dibandrol mulai Rp 70 juta hingga ratusan juta tergantung permintaan pemesan.

Eko Kuntowibowo sebagai produsen gamelan biasanya dapat memproduksi satu perangkat gamelan lengkap. 

Seperangkat gamelan itu terdiri Rebab, Kendhang, Gender, Bonang Barung, Bonang Penerus, Slenthem, Demung, Saron, Saron Penerus, Ketuk, Kempyang, Kempul, Suwukan, Gong, Siter, Gambang dan Suling.

Harus diakui pembuatan seperangkat gamelan tidaklah mudah. 

Perlu waktu berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan agar menghasilkan gamelan yang bagus. 

Ia memproduksinya tidak sendirian, namun dibantu oleh enam hingga sepuluh orang karyawan.

Tentunya masing masing memiliki tugas dan kewajiban yang berbeda.

Para pekerja saat memproduksi seperangkat gamelan di Pendopo Oemah Gamelan Eko Kuntowibowo di rumahnya 
RT 3 RW 3 Desa Pekunden, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Minggu (8/8/2021)
Para pekerja saat memproduksi seperangkat gamelan di Pendopo Oemah Gamelan Eko Kuntowibowo di rumahnya RT 3 RW 3 Desa Pekunden, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Minggu (8/8/2021) (TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI)

Gamelan dikenal sebagai alat musik yang sakral. 

Oleh karena itu ada tenaga untuk menyetem nada, tenaga untuk memotong bilah gamelan (Demung, Sarong, Gender dan Slenthem).

Kemudian ada tenaga ahli untuk membentuk pencon (Bonang, kethuk, kempyang, Kenong, kempul, Suwukan dan Gong) dan tenaga untuk pengecetan atau plistur.

Eko lebih terlihat pada pengondisian pekerjaan awal dalam pembuatan 1 perangkat gamelan ageng yang akan dimulai dan pengecekan setengah jadi.

Hasil akhir harus satu pemahaman dan sesuai apa yang diharapkan. 

Tahapan pembuatan gamelan adalah mulai penyiapan bahan baku (besi dan Kuningan), penyiapan peralatan, mengukur ketebalan bahan untuk dibentuk sesuai kebutuhan, kemudian mengukur mal/gambar kedalam bahan baku. 

"Memotong bahan baku sesuai kebutuhan yang diinginkan, pembentukan bahan baku yang telah di potong, pengelasan khusus bentuk pencon, pendempulan khusus bentuk pencon, penggrendaan.

Kemudian pelarasan atau mencari nada pada bahan baku yang sudah di bentuk, pengeboran, pengamplasan dan penyemprotan cat khusus bahan besi atau penggilapan khusus bahan kuningan," jelasnya. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved