Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

MotoGP

Quartararo Ungkapkan Kebahagiaannya Usai Kalahkan 3 Pebalap Ducati

Balapan MotoGP Styria 2021 menjadi momen sangat berarti bagi Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha).

Editor: sujarwo
Kompas.com/Istimewa
Rider Yamaha Fabio Quartararo membuka retsleting depan bajunya pada sesi-sesi akhir MotoGP Catalunya 2021, Minggu (6/6/2021).(MOTOGP) 

TRIBUNJATENG.COM - Balapan MotoGP Styria 2021 menjadi momen sangat berarti bagi Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha). Ia pun kegirangan setelah berhasil mengalahkan tiga pebalap Ducati di MotoGP Styria 2021.

Balapan Mot

Pebalap Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo  menjadi pebalap tercepat pada sesi latihan bebas ketiga (free practice 3/FP3) MotoGP Belanda 2019 di Sirkuit Assen, Sabtu (29/6/2019).
Pebalap Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo menjadi pebalap tercepat pada sesi latihan bebas ketiga (free practice 3/FP3) MotoGP Belanda 2019 di Sirkuit Assen, Sabtu (29/6/2019). (Zimbio.com)

oGP Styria 2021 merupakan seri ke-10 Kejuaraan Dunia musim ini yang dihelat di Sirkuit Red Bull Ring pada Minggu (8/8/2021) malam WIB.

Fabio Quartararo selaku pimpinan klasemen Kejuaraan Dunia MotoGP 2021 hanya mampu meraih 16 poin dari MotoGP Styria setelah finis di urutan ketiga.

El Diablo, julukan Quartararo, menyelesaikan balapan di belakang Joan Mir (Suzuki Ecstar) dan Jorge Martin (Pramac Racing).

Meski gagal menjadi pemenang MotoGP Styria, Quartararo puas dengan penampilannya di Sirkuit Red Bull Ring. Sebab, iao menilai karakter motor Yamaha YZR-M1 2021 miliknya tidak sesuai dengan Sirkuit Red Bull Ring.

Quartararo semakin kegirangan karena berhasil mengalahkan tiga pebalap Ducati. Tiga pebalap yang dimaksud Quartararo adalah duo tim pabrikan Ducati, Francesco Bagnaia dan Jack Miller, serta rekan satu tim Jorge Martin, Johann Zarco.

Francesco Bagnaia dan Jack Miller memang bernasib sial pada balapan MotoGP Styria 2021. Bagnaia yang memulai balapan dari urutan kedua harus puas dengan raihan lima poin setelah finis di urutan ke-11.

Di sisi lain, Jack Miller yang sempat memimpin gagal meraih poin karena tidak bisa melanjutkan balapan pada lap ke-18. Jack Miller gagal menyelesaikan balapan setelah tergelincir di Tikungan 7.

Adapun Johann Zarco hanya mampu meraih 10 poin seusai finis di urutan keenam

Melihat hasil buruk tiga pebalap Ducati, Quartararo mengaku sangat senang. Sebab, Quartararo tahu Ducati sangat diunggulkan di Sirkuit Red Bull Ring. Apalagi, balapan sempat ditangguhkan sementara pada lap ketiga karena kecelakaan yang melibatkan Dani Pedrosa dan Lorenzo Savadori.

"Saya berhasil menyelesaikan misi. Meraih podium di sini sangat sulit terutama ketika balapan sempat dihentikan," kata Quartararo dikutip dari situs L'equipe.

"Balapan di sini sangat sulit karena motor kami kekurangan tenaga. Namun, pada akhirnya tiga pebalap Ducati finis di belakang kami," ucap Quartararo.

"Saya sangat senang dengan hasil ini. Podium di Sirkuit Red Bull Ring sangat penting," tutur Quartararo. "Sekarang, kami harus mencoba memperbaiki kinerja ban belakang. Kami mengalami kesulitan karena masalah itu," ucap Quartararo.

"Saya sangat senang karena kami berhasil meningkatkan keunggulan di klasemen. Saya juga senang karena berhasil meraih podium di sirkuit yang menguntungkan Ducati," tutur Quartararo menambahkan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved