Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

6 Kucing Liar Mati di Jalanan Semarang Tiap Hari, Komunitas: Warung Tutup, Sisa Makanan Hilang

Angka kematian kucing semakin tinggi sejak pemberlakuan PPKM, paling tidak tiap hari menemukan enam kucing mati di jalanan.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Peduli Kucing Liar Semarang
Peduli Kucing Liar Semarang rutin melakukan operasi tiap malam menyasar kucing kelaparan dan sakit. Menurut mereka tiap hari enam kucing mati  lantaran kesulitan  mendapatkan pakan akibat banyak warung tutup.  

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Aturan PPKM yang terus diperpanjang membuat kondisi kucing liar di Kota Semarang semakin memprihatinkan.

Menurut para pencinta kucing liar di Kota Semarang angka kematian kucing semakin tinggi sejak pemberlakuan PPKM, paling tidak tiap hari menemukan enam kucing mati di jalanan.

"Kami setiap hari selalu saja menemukan satu hingga enam kucing liar mati di jalanan," papar founder Peduli Kucing Liar Semarang, Martono kepada Tribunjateng.com, Selasa (10/8/2021).

Menurutnya, tingginya kematian kucing liar di Semarang lantaran kucing semakin terdesak apalagi sejak pemberlakuan PPKM Darurat hingga level 4 di Kota Semarang.

Pasokan pakan kucing yang biasanya diperoleh dari sisa makanan warung makan, resto, kafe dan lainnya, semakin berkurang menyusul kondisi sektor tersebut yang terpaksa tutup akibat aturan PPKM.

"Jadi kucing sulit mendapatkan makanan di jalanan, akibatnya mereka rentan sakit lalu mati," ucapnya.

Selain itu, lanjut dia, kucing di jalanan jumlahnya juga semakin meningkat seiring pemberlakukan PPKM.

Ia menduga, meningkatnya populasi kucing liar imbas dari pemilik kucing yang sudah tak mampu merawat kucing sehingga memilih untuk membuangnya di jalanan.

Mereka memilih membuangnya di pasar, di tempat sampah, dan tempat yang dipikir pembuang menjadi sumber makanan bagi kucing.  Sayangnya, di pasar maupun tempat sampah kini tak ada makanan lagi.

"Sebelum PPKM Darurat kami jarang menemukan kucing mati, sejak PPKM Darurat kucing banyak yang mati, bukan karena sakit tertentu namun karena kondisi lemah kurang pakan," bebernya.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, tegas dia, semakin merutinkan operasi pakan kucing di sejumlah pasar di Kota Semarang terutama pasar wilayah Kecamatan Banyumanik yang menjadi wilayah terdekatnya.

"Kami harap gerakan ini semakin masif dan ditiru pencinta kucing di lokasi lain di Kota Semarang maupun daerah lainnya," terangnya. (Iwn)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved