Berita Internasional
Kesaksian Warga Afghanistan: Taliban Ambil Paksa Gadis Muda dan Janda dari Rumah Penduduk
Di tengah pertempuran yang makin sengit, puluhan ribu orang mengungsi dengan muncul sejumlah kisah brutal yang dilakukan pemberontak
TRIBUNJATENG.COM - Kekejaman Taliban digambarkan penduduk Afghanistan.
Diceritakan, Taliban mengambil paksa janda dan gadis muda di daerah yang dikuasai.
Demi menjaga martabat dan kehormatan, para gadis dan janda pun kabur mencari perlindungan.
Sejak melancarkan serangan total pada Mei, kelompok pemberontak dilaporkan sudah menguasai enam ibu kota provinsi.
Baca juga: Suami Bunuh Istri karena Cemburu Temukan Chat dengan Pria Lain di HP, Terbongkar dari Bekas Cakaran
Baca juga: Video Viral Kisah Saad Tukang Becak Memprihatinkan di Tegal
Kini, pemberontak mengincar Mazar-i-Sharif, kota terbesar di utara yang jika jatuh, maka bakal makin mengancam nasib pemerintah.
Di tengah pertempuran yang makin memberatkan pemerintah, AS tetap meneruskan proses penarikan pasukan yang diperkirakan selesai akhir Agustus.
Meski begitu utusan untuk Afghanistan Zalmay Khalilzad berada di Qatar untuk membujuk Taliban melakukan gencatan senjata.
Kementerian Luar Negeri AS menyatakan, Khalilzad bakal mencoba mendesak pemberontak untuk mengakhiri serangan mereka.
Selain Khalilzad, utusan dari Uni Eropa, Qatar, Inggris, China, maupun Pakistan juga mendiskusikan situasi di Afghanistan yang makin mengkhawatirkan.
Juru bicara Pentagon John Kirby menerangkan, kini tinggal upaya Kabul dan pasukannya untuk mencoba mendapatkan kemenangan dari pemberontak.
Dilansir AFP Selasa (10/8/2021), Kirby menekankan Washington tidak bisa berbuat banyak untuk membantu pemerintah Afghanistan.
Perlakuan brutal
Di tengah pertempuran yang makin sengit, puluhan ribu orang mengungsi dengan muncul sejumlah kisah brutal yang dilakukan pemberontak.
Rahma, yang awalnya tinggal di Sheberghan, mengungkapkan bagaimana para milisi melakukan penjarahan dan penyiksaan.
"Jika ada gadis muda atau janda di sebuah keluarga, mereka bakal mengambilnya secara paksa. Jadi kami kabur demi mempertahankan martabat kami," kata Rahma.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/milisi-taliban-afghanistan-menguasai-daerah-daerah-pegunungan-di-kawasan-utara-negara-ini.jpg)