Breaking News:

Penanganan Corona

PPKM Level 3 di Kabupaten Tegal, Berikut Beberapa Aturan yang Mulai Dilonggarkan

Dalam instruksi Bupati tersebut tertulis beberapa aturan yang wajib diketahui dan dipatuhi oleh masyarakat

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
Humas Pemkab Tegal
Bupati Tegal Umi Azizah, saat melakukan pantaun kepatuhan prokes di Pasar Trayeman Slawi, pada Jumat (6/8/2021) lalu. Adapun pada PPKM level 3 pasar rakyat boleh buka dengan kapasitas 50 persen dan buka sampai pukul 15.00 WIB. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Menindaklanjuti Instruksi Mendagri nomor 30 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Bupati Tegal Umi Azizah, juga mengeluarkan Instruksi Bupati nomor B.1077 tahun 2021 tentang PPKM level 3 Covid-19 di wilayah Kabupaten Tegal.

Dalam instruksi Bupati tersebut tertulis beberapa aturan yang wajib diketahui dan dipatuhi oleh masyarakat.

Termasuk di dalamnya pelonggaran di beberapa sektor mengingat saat ini Kabupaten Tegal masuk kategori wilayah PPKM level 3.

Bupati Tegal Umi Azizah mengatakan, salah satu yang mulai dilonggarkan yaitu pembelajaran siswa yang sudah diperbolehkan tatap muka dengan jumlah terbatas.

Selain itu di sektor lain seperti perhotelan, supermarket, pasar rakyat, toko kelontong, pedagang kaki lima, ketentuan makan di tempat, tempat ibadah, dan lain-lain juga mulai dilonggarkan aturannya.

"Terkait pembelajaran tatap muka sedang dipersiapkan oleh Dinas terkait. Namun saya imbau tentunya harus dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat," kata Umi, pada Tribunjateng.com, Rabu (11/8/2021).

Meskipun di beberapa sektor sudah mulai dilonggarkan, tapi menurut Umi ada juga sektor yang masih harus ditutup sementara meskipun di daerah PPKM level 3.

Sektor yang masih ditutup yaitu fasilitas umum seperti Alun-alun Hanggawana Slawi, Alun-alun rumah dinas Bupati, GOR Tri Sanja, kolam renang, taman bungah, Taman Rakyat Slawi (Trasa), taman GBN, dan area publik lainnya.

Destinasi wisata atau tempat wisata umum dan sarana penunjang lainnya yang dikelola pemerintah daerah, pemerintah desa/Bumdes, dan swasta juga masih ditutup sementara.

Kegiatan seni, budaya, olahraga, dan sosial kemasyarakatan (lokasi seni, budaya, sarana olahraga, dan kegiatan sosial) yang dapat menimbulkan keramaian ditutup sementara.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved