Breaking News:

Berita Jepara

Gubernur Ganjar Pranowo Angkat Bicara Terkait Pembebastugasan Sekda Jepara

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, angkat bicara terkait konflik di Pemerintah Kabupaten Jepara.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: sujarwo
Dok Humas Pemprov Jateng
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, angkat bicara terkait konflik di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara hingga terjadi pembebasan tugas Sekda Jepara, Edy Sujatmiko.

Ganjar mempersilahkan Bupati Jepara, Dian Kristiandi, berkonsultasi dengannya dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), terkait dengan pembebasan tugas Sekda Jepara itu.

Selain mempersilahkan agar Bupati Jepara berkonsultasi, kata Ganjar, pihaknya juga telah menurunkan tim untuk berkoordinasi dengan Pemkab Jepara.

"Bupatinya coba konsultasi ke saya terkait dengan itu, maka kemudian dari tim kami kita turunkan dan kita minta agar mereka berkoordinasi," kata Ganjar, dalam keterangannya, Kamis (12/8/2021).

Terlepas dari masalah itu, Ganjar meminta agar dari pihak bupati maupun sekda segera duduk bersama untuk berdiskusi. Terutama untuk kepentingan membangun Kabupaten Jepara.

"Saya sih intinya cuma satu, nampak-nampaknya memang antara bupati dan sekda mesti duduk bersama. Duduk bersama bagaimana membangun Jepara, itu aja. Kalau kemudian ada yang tidak cocok, ada yang tidak berkenan, ada yang tidak pas, silakan dibicarakan," tutur Ganjar.

Jika pembebastugasan sekda terkait dengan rotasi, kata Ganjar, maka bisa dilakukan sesuai prosedur dan tidak perlu menggunakan cara-cara yang rumit.

Terkait itu juga, Ganjar mengatakan, telah meminta Sekda Jateng untuk turun dan mengecek permasalahannya.

"Saya hanya mengingatkan, soal yang seperti itu pak bupati bisa konsultasi dengan kami dan KASN. Tapi jangan sampai terjadi gesekan di dalam birokrasi sehingga layanan publiknya nanti terganggu. Itu yang tidak saya inginkan, gitu aja," tegas Ganjar.

Sekda Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Edy Sujatmiko, telah dibebastugaskan sementara dari jabatannya. Edy diduga melakukan pelanggaran disiplin kategori berat.

"Itu dibebaskan sementara dari jabatan, statusnya masih sekda. Dibebastugaskan dari jabatan untuk sementara dari jabatan," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Jepara, Ony Sulistijawan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved