Barcelona
Presiden Real Madrid dan CEO Barcelona Dituduh Sekongkol Singkirkan Messi dari Liga Spanyol
Presiden Real Madrid dan CEO Barcelona dituduh bersekongkol dalam rencana memuluskan Lionel Messi hengkang dari klub Catalan tersebut.
TRIBUNJATENG.COM, SPANYOL - Presiden Real Madrid dan CEO Barcelona dituduh bersekongkol dalam rencana memuluskan Lionel Messi hengkang dari klub Catalan tersebut.
Tuduhan itu dilontarkan mantan anggota komisi Espai Barca, Jaume Llopis.
Jaume Llopis menganggap Florentino Perez bersama CEO Barcelona, Ferran Reverter, berperan dalam keputusan klub melepas Lionel Messi.
Baca juga: Jorginho Juarai 3 Final Dalam 3 Bulan 2 Bersama Chelsea dan 1 Italia, Namun Ballon dOr Tetap Messi
Baca juga: Bulan Lalu Neymar Ketawa Bareng Setelah Kalah di Copa America, Kini Ia Sukses Bujuk Messi ke PSG
Baca juga: PSG Terancam Karma Kehilangan Mbappe Secara Gratis Setelah Datangkan Messi dan Ramos Tanpa Biaya
Baca juga: Messi ke PSG, Pelatih Barcelona Ronald Koeman: Kami Sangat Bersemangat Menatap Musim Ini
"CEO baru (Ferran Reverter) yang bertanggung jawab. Saya tahu bahwa semuanya harus melalui CEO, semuanya harus ditandatangani oleh CEO dan bukan presiden," kata Jaume Llopis kepada Cadena SER, seperti dilansir dari Marca.
"CEO mengancam Joan Laporta dengan pengunduran dirinya jika dia menandatangani kesepakatan La Liga dengan CVC. Laporta ditekan oleh CEO-nya, di sisi lain, Florentino meyakinkannya," tuturnya.
"Di antara mereka berdua, mereka meyakinkan Laporta bahwa dia harus melepas Messi dan tidak menandatangani kontrak dengan CVC," tutur Jaume Llopis.
"Ferran Reverter memiliki persahabatan lama dengan Florentino dan mereka meyakinkan Laporta untuk mengubah pikiran serta menghentikan negosiasi," ujar Jaume Llopis.
Florentino Perez pun langsung bereaksi keras dan memberikan bantahan terhadap tudingan tersebut.
Ia membantah dirinya turut andil dalam kepergian Lionel Messi dari Barcelona.
Florentino Perez membuat pernyataan untuk meluruskan tuduhan mantan anggota komisi Espai Barca, Jaume Llopis.
Dia juga membantah pernyataan Jaume Llopis yang menyebutnya berteman dengan CEO Barcelona, yaitu Ferran Reverter.
"Tidak mungkin saya memiliki pengaruh soal kepergian Messi. Tuduhan ini sepenuhnya salah," kata Florentino Perez.
"Saya bertemu Ferran Reverter hanya dua kali dalam hidup saya. Pertama adalah empat bulan silam dan yang kedua pada Sabtu lalu di Barcelona dengan Presiden Joan Laporta dan Presiden Andrea Agnelli (Juventus). Pada saat itu, keputusan resmi tentang Messi sudah dikeluarkan," katanya.
"Jadi, saya berharap Jaume Llopis secepatnya memperbaiki pernyataan yang tidak sesuai dengan kebenaran ini," ujar Florentino Perez.
Baca juga: Messi: Meninggalkan Barcelona Sangat Sulit, Tapi Saya Sangat Senang Bergabung PSG
Baca juga: Inilah KATA PERTAMA Lionel Messi Setelah Resmi Menjadi Pemain PSG
Baca juga: Alasan Lionel Messi Memakai Nomor Punggung 30 di PSG