Breaking News:

Berita Solo

Rumah Kosong di Gajahan Pasar Kliwon Dilalap Si Jago Merah, Berawal dari Bakar Sampah

Sebuah rumah tak berpenghuni di Jalan Reksoniten, Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon terbakar.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: moh anhar
Dok Polsek Pasar Kliwon
Kapolsek Pasar Kliwon AKP Achmad Riedwan Prevoost saat meninjau lokasi kebakaran di Jalan Reksoniten, Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kamis (12/8/2021) sekira pukul 10.00 WIB. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Sebuah rumah tak berpenghuni di Jalan Reksoniten, Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon terbakar, Kamis (12/8/2021) sekira pukul 10.00 WIB. 

Diketahui, rumah kosong tersebut merupakan milik almarhum Dokter Bambang. 

Kapolsek Pasar Kliwon, AKP Achmad Riedwan Prevoost menyampaikan, semula sekira pukul 09.00 WIB seorang warga bernama Bambang Yunanto selesai bersih-bersih di rumah milik Kusno Hasim. 

Lalu, lanjut dia, sampah itu dibawa ke pekarangan kosong milik almarhum Dokter Bambang yang memang kosong tidak dihuni. 

Baca juga: Kenapa Tak Pasang Baliho, Meski Selalu Masuk Survei Capres, Ganjar Pranowo: Aku Mikir Covid Disik

Baca juga: Ajang Kreanova, Pelajar di Karanganyar Ini Bikin Inovasi Gelang untuk Pantau Warga Isoman

Baca juga: Sejumlah Pejabat Polisi Dilakukan Mutasi, Kapolda: Langsung Tugas, Tak Usah Ada Acara Pisah Sambut

"Dalam membakar sampah ada rosok berupa televisi yang ikut dibakar. Pada saat membakar, warga tersebut menunggu sampai benar-benar sampah terbakar," ungkapnya saat dikonfirmasi. 

Selanjutnya, ungkap Prevoost, setelah beberapa saat  juga untuk memastikan api padam. 

"Warga tersebut menyemprotkan air ke perapian untuk mematikan sebelum pergi kerumah orangtua di Baluwarti," ungkapnya. 

Namun, pada pukul 10.20 WIB, warga tersebut dihubungi istri bahwa rumah tersebut terbakar. 

"Pak Bambang Yunanto langsung mendatangi TKP, namun sudah ada mobil pemadam Kebakaran," ucapnya. 

Prevoost menyampaikan, kerugian saat ini belum bisa ditafsirkan dikarenakan rumah tua dan tidak layak huni. 

"Dari keterangan saksi-saksi bahwa yang terbakar kayu-kayu rumah dan buku-buku lusuh," jelasnya. 

Sementara itu, seorang saksi yang merupakan istri Bambang Yunanto, Nuruh Hidayati karena merasa panik langsung datang ke kantor Pemadam Kebakaran yang ada di Barat Pasar Gading. 

Baca juga: Syarat Sertifikat Vaksin untuk Masuk Pusat Perbelanjaan Merugikan Sebagian Masyarakat

Baca juga: Makan Bersama Pengidap Gangguan Jiwa, Bupati Banjarnegara: Manungsa Ana Sing Nguripi Ana Sing Mateni

Baca juga: Olivia Zalianty Gelar Pernikahan Sederhana

Dia datang untuk melaporkan adanya kebakaran dan juga mengbungi suami untuk segera datang ke TKP. 

"Saya telpon suami saya, bilang kalau rumah terbakar," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved