Berita Regional
Baku Tembak dengan Polisi, Buron Kasus Pembunuhan 6 Tahun Lalu Tewas
Polisi mendeteksi keberadaannya beberapa hari belakangan ini, sehingga membuat siasat untuk menangkapnya.
TRIBUNJATENG.COM, MUARA BULIAN - Kamis (12/8/2021) sekitar pukul 17.00 WIB, Zuhdi (40) tewas setelah terlibat baku tembak dengan polisi dari Polres Batanghari.
Pria itu awalnya hendak ditangkap polisi atas keterlibatannya dalam kasus pembunuhan.
Warga Desa Padang Kelapo, Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, itu melakukan perlawanan hingga baku tembak tak terhindarkan.
Baca juga: Hotman Paris Sebut Kasus Dokter Richard Lee Akan Jadi Kasus yang Sangat Menarik
Ia masuk dalam DPO kasus pembunuhan, sehingga polisi mencari keberadaan pria berusia 40 tahun itu.
Kasus yang menjerat pria itu sudah terjadi enam tahun lalu, dengan lokasi kejadian di Maro Sebo Ulu.
Namun sejak terlibat pembunuhan, Zuhdi langsung kabur dari rumahnya, ia memilih sembunyi di hutan yang tak jauh dari desanya.
Polisi mendeteksi keberadaannya beberapa hari belakangan ini, sehingga membuat siasat untuk menangkapnya.
Namun saat sudah dikepung polisi, ia masih berusaha melakukan perlawanan.
Ia menggunakan pistol yang dimilikinya untuk melakukan penyerangan kepada polisi.
Zuhdi terlibat baku tembak dengan polisi dari Polres Batanghari yang sedang berusaha menangkapnya atas keterlibatan dalam kasus pembunuhan.
Namun akhirnya Zudhi dilumpuhkan hingga tewas, Kamis (12/8/2021).
Jenazahnya kemudian dibawa ke RSUD Hamba, Muara Bulian untuk dilakukan autopsi.
Hingga berita ini diturunkan Tribun belum mendapatkan keterangan dari pihak kepolisian.
Rencananya Kapolres Batanghari akan mengekspos kasus ini pada Jumat pagi.
Melalui pesan Whatsapp, Iptu Piet Yardi selaku Kasat Reskrim Polres Batanghari mengatakan, pres release akan disampaikan Kapolres Batanghari.