Mangkunegara IX Meninggal
Karangan Bunga Jokowi dan Puan Maharani Berjejer Tanda Duka Mangkunegara IX Meninggal
KGPAA Mangkunegara IX meninggal dunia, Pendopo Ageng Puro Mangkunegaran pun mendapat kiriman ratusan karangan bunga ucapan belasungkawa.
Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - KGPAA Mangkunegara IX meninggal dunia, Pendopo Ageng Puro Mangkunegaran pun mendapat kiriman ratusan karangan bunga ucapan belasungkawa.
Karangan bunga itu di antaranya kiriman Presiden Joko Widodo, Ketua DPR Puan Maharani, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.
Ada pula karangan bunga dari Paku Buwono (PB) XIII Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
Ada pula kiriman Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Wakapolda Jateng Brigjen Pol Abioso Seno Aji, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo, dan beberapa tokoh lain.
Karangan bunga milik Jokowi terpasang berdiri di depan soko Pendopo Ageng Puro Mangkunegaran berjejer dengan milik Puan Maharani.
Ratusan karangan bunga lain berjejer melingkar di depan Pendopo Ageng samping mengelilingi pendopo.
Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aria (KGPAA) Mangkunegara IX meninggal dunia, Jumat (13/8/2021) pukul 02.50 WIB.
Pewaris takhta Pangeran Sambernyawa itu wafat di Jakarta dalam perawatan karena sakit.
Semasa hidupnya diketahui pernah menikah dua kali, pertama dengan putri Presiden Soekarno, Sukmawati.
Dari pernikahan tersebut lahir dua anak yakni GPH Paundrakarna Sukma Putra dan GRA Putri Agung Suniwati (Menur).
"Perkenalannya dengan Sukmawati itu ketika Bung Karno menitipkannya di Mangkunegaran lalu belajar budaya Jawa," ucap Ketua Himpunan Kerabat Mangkunegaran, Satyotomo.
Tetapi, lanjut dia, pernikahannya dengan Sukmawati harus berakhir dengan perpisahan.
"Setelah itu beliau menikah lagi dengan Ibu Marina yang sekarang menjadi permaisuri. Ibu Marina itu merupakan anak dari Jenderal Yogi Supardi yang menjabat Dubes RI di Jepang," terangnya.
Dari pernikahan kedua, lahir dua anak yang pertama putri yakni GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo dan GRA Ancilla Sura Sudjiwo.
"Setelah menikah, beliau dilantik menjadi Raja Mangkunegara IX. Setelah dilantik ya kita menempatkan tidak sebagai saudara dekat atau teman tapi sebagai pimpinan di kerabat Mangkunegaran," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mangkunegara-ix-meninggal-bunga.jpg)