Berita Video
Video Ganjar Lepas Pengiriman Komoditas Pertanian Jateng Ke 36 Negara
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melepas Merdeka Ekspor komoditas pertanian Jateng senilai Rp 400,57 miliar yang akan dikirim ke 36 negara, di term
Penulis: iwan Arifianto | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut ini video Ganjar lepas pengiriman komoditas pertanian Jateng ke 36 negara.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melepas Merdeka Ekspor komoditas pertanian Jateng senilai Rp 400,57 miliar yang akan dikirim ke 36 negara, di terminal Peti Kemas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Sabtu (14/8/2021). Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah eksportir, petani dan berbagai pihak lainnya.
Ganjar menyebut, menggenjot sektor pertanian lantaran komoditas pertanian di Jateng cukup tinggi yakni di angka 400,57 miliar. Nilai angka ekspor tersebut kurun waktu dalam sepekan mulai 9 sampai 14 Agusutus.
"Komoditas Jateng luar biasa seperti bunga melati, perkebunan pala, kopi kita punya. Sarang burung walet juga harganya bagus dan stabil selama pandemi. Tentu porang juga sangat bagus," terangnya.
Ia melanjutkan, kegiatan ekspor tersebut tentu sangat bagus terutama dampak psikologi ke masyarakat bahwa ekonomi tak sedang jatuh atau terpuruk di tengah pandemi Covid-19.
"Pertanian kita bisa juara, yang diperlukan adalah kita mendampingi mereka untuk menghasilkan produk pertanian dari hulu hingga hilirisasi," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Semarang, Parlin Robert Sitanggang menjelaskan, Merdeka Ekspor di Jateng komoditas pertanian selama seminggu mencakup Rp 400,57 miliar atau perhari kurang lebih Rp66 miliar.
Dari nilai tersebut ditunjang dari berbagai sektor hortikultura berupa daun pakis, bonsai, bunga melati, kapulaga, kunyit dan lainnya menyumbang sebesar RP27,2 miliar.
Sektor perkebunan berupa pala, biji kopi, getah damar dan lainnya sebesar Rp75,6 miliar. Sektor peternakan seperti sarang burung walet menyumbang Rp73,9 miliar.
Tanaman pangan berupa edamame, porang, kacang hijau dan tepung jagung menyumbang nilai ekspor sebesar Rp 24,7 miliar. Sektor lain seperti kayu menyumbang Rp199 miliar.
"Dari komoditas tersebut yang jadi unggulan di Jateng banyak seperti kopi, porang, melati, kapulaga dan lainnya."
"Kami juga sudah ekspor beras ke Arab Saudi sebanyak 1.000 ton meski masih satu kali karena masih terkendala kontainer dan pelayaran kapal yang banyak tujuan berlayar ke Eropa dan Amerika tapi kita berupaya mengatasinya agar pelaku ekspor kita jangan sampai stagnan," imbuhnya.
Perwakilan eksportir Semarang dari PT Taman Delta Indonesia, Bayu Wicahyono mengatakan, pihaknya sudah dari tahun 1991 menggeluti bidang eksportir kopi yang dikirim ke sejumlah negara di antaranya Mesir, Jepang dan beberapa negara di Timur Tengah. "Kondisi pandemi tak berpengaruh terhadap permintaan kopi. Bahkan cenderung mengalami peningkatan," terangnya.
Ia menambahkan, sebulan mampu mengirim 40 kontainer, tiap kontainer terdapat 250 karung kopi berbagai jenis dengan berat total 19 ton. "Dominasi biji kopi dari Sumatera sebesar 70 persen, sisanya dari Temanggung. Semua pengiriman dari Tanjung Emas," tandasnya. (Iwn)
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :