Breaking News:

Berita Nasional

Indonesia Belum Jadi Negara pada 17 Agustus 1945, Begini Penjelasan Guru Besar Unpad

Banyak yang mengira Indonesia resmi berbentuk sebuah negara pada 17 Agustus 1945, atau pasca-proklamasi kemerdekaan yang dibacakan Soekarno.

TRIBUN NEWS/HERUDIN
Ilustrasi - Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) mengibarkan bendera Merah Putih saat peringatan detik-detik proklamasi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (17/8/2016). 

TRIBUNJATENG.COM, BANDUNG - Prof Reiza D Dienaputra menyampaikan sejumlah fakta tentang hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) itu mengungkapkan 3 fakta.

1. Indonesia resmi jadi negara

Reiza menjelaskan, banyak yang mengira Indonesia resmi berbentuk sebuah negara pada 17 Agustus 1945, atau pasca-proklamasi kemerdekaan yang dibacakan Soekarno.

Padahal di tanggal tersebut Indonesia belum resmi menjadi sebuah negara.

“17 Agustus 1945 hanya pernyataan kemerdekaan,” ujar Reiza saat dihubungi Senin (16/8/2021).

Foto karya Frans Mendur yang mengabadikan Presiden Soekarno membacakan naskah proklamasi di Jalan Pegangsaan Timur, Nomor 56, Cikini, Jakarta.
Foto karya Frans Mendur yang mengabadikan Presiden Soekarno membacakan naskah proklamasi di Jalan Pegangsaan Timur, Nomor 56, Cikini, Jakarta. ()

Guru Besar bidang sejarah visual ini menjelaskan, Indonesia baru resmi menjadi negara pada 18 Agustus 1945.

Itu berdasarkan hasil Sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang digelar di tanggal tersebut.

Hasil Sidang PPKI itu mengesahkan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, mengangkat Soekarno dan Hatta sebagai Presiden dan Wakil Presiden, serta membentuk Komite Nasional Indonesia Pusat.

Pengesahan UUD 1945 juga menjadi momentum perumusan Pancasila.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved