Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Persib Bandung

Pelatih Persib Bandung Tak Setuju Skuatnya Disebut Tim Termahal di Liga 1

Komposisi pemain Persib banyak mendapatkan perhatian publik. Atensi meningkat, terutama setelah tim berhasil mendatangkan Marc Anthony Klok.

Tribun Jabar/Deni Denaswara
Pemain Persib Bandung dalam latihan bersama sebelum masa PPKM Darurat. 

 
"Sedangkan Klok situasinya berbeda, kami tidak membayar sebanyak tim lain yang bersedia membayar Klok, tapi dia datang karena punya hasrat untuk bermain di sini," kata Alberts menegaskan.

Lebih lanjut, Alberts juga menyinggung soal informasi yang menyebut Persib sebagai kesebelasan dengan nilai pasar tertinggi di Indonesia. 

Dikatakan Alberts, data dari informasi yang banyak beredar di internet atau media sosial tidaklah valid.

"Membicarakan ini (harga pemain), orang-orang banyak membahasnya berdasarkan informasi di internet," ucap Alberts.

"Tapi, itu bukan kenyataan yang terjadi, jadi ada kesalahan di sana.

Jika melihat di internet, disebut Persib adalah tim yang termahal, tapi itu tidak benar," katanya lagi.

Alberts juga mengungkapkan adanya ketidakselarasan logika dari data tersebut.

Menurutnya, musim lalu Persib berada di posisi ketujuh dalam daftar kesebelasan Indonesia dengan skuad termahal.

Sementara musim ini, tiba-tiba Persib melesat ke peringkat pertama.

Menurutnya, itu adalah hal yang tak logis karena sejauh ini nilai kontrak pemain Persib tidak ada yang berubah.

"Musim lalu kami di nomor tujuh dalam kalkulasi di internet, tapi kenapa (sekarang) bisa tiba-tiba menjadi nomor satu ketika pemain masih punya kontrak yang sama," tutur Alberts.

"Kami tidak membayar lebih, bahkan kami membayar lebih kecil karena kondisinya sedang seperti ini sekarang," ujarnya menambahkan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Persib Disebut Tim Termahal Liga 1, Robert Rene Alberts Tak Setuju"

Baca juga: Winger Persib Bandung Mengaku Pernah Digoda Klub Lain: Saya Ingin Tetap di Persib

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved