Tuti Nusandari Roosdiono
Gelar Vaksinasi Massal, Tuti Roosdiono Fokuskan Warga Difabel
Selain menyasar warga umum kegiatan vaksinasi massal gratis bagi masyarakat, Minggu (15/8/2021) di Hotel Maya Salatiga ini juga dikhususkan untuk kaum
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA -- Selain menyasar warga umum kegiatan vaksinasi massal gratis bagi masyarakat, Minggu (15/8/2021) di Hotel Maya Salatiga ini juga dikhususkan untuk kaum difabel.
Menurut Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi PDI Perjuangan Tuti Nusandari Roosdiono mengatakan pihaknya menyadari keterbatasan yang dialami kaum difabel, fakta dilapangan baru 30 persen warga difabel di Salatiga yang sudah vaksin.
"Vaksinasi kali ini kami mengundang 50 warga difabel beserta pendampingnya, sekitar 100an warga yang berhasil divaksin. Kami akan terus mengakomodir warga difabel dalam kegiatan vaksinasi berikutnya"
Ketidakhadiran warga difabel dalam vaksinasi massal rata-rata karena faktor transportasi menuju lokasi vaksinasi.
“Karena kendala sarana prasarana serta akomodasi banyak warga difabel yang kesulitan memenuhi undangan untuk divaksinasi.
Dalam kesempatan ini, DPC PDIP Salatiga berinisiatif untuk menjemput mereka dari rumah ke lokasi vaksinasi. Syukur meski belum bisa mengakomodir semua tetapi semoga nanti nya seluruh warga difabel Salatiga yang belum divaksin dapat kami fasilitasi.” Ungkapnya
Disisi lain Ketua Kelompok Difabel Harapan Mandiri Salatiga (KDHMS) Ngatimin mengamini hal tersebut. Ia pun sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi PDI Perjuangan Tuti Nusandari Roosdiono ini.
Baca juga: Tuti Nusandari Roosdiono Adakan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Bersama Kader Partai
"Jujur saya sangat suka sekali, kami warga difabel tersanjung diperlakukan seperti ini," kata Ngatimin. Dalam kesempatan itu, Ngatimin berharap kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan ibu Tuti dapat terus dilakukan dan memproritaskan warga difabel.
Ikut Vaksinasi Massal Tuti Roosdiono, Ana Warga Salatiga Merasa Lebih Aman
Ana (33) warga Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga merasa lebih aman pasca mengikuti vaksinasi massal yang digelar Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi PDI Perjuangan Tuti Nusandari Roosdiono.
Ana mengatakan sebelumnya sempat mendaftarkan diri ke Puskesmas tidak jauh dari rumahnya untuk mendapatkan jatah vaksin Covid-19.
Tapi, berulangkali dia mendaftar tidak kunjung dapat panggilan. Stok vaksin yang ada selalu kosong, dan antrean juga masih panjang.
"Jadi kemarin ada pendataan dari DPC PDIP Kota Salatiga lewat ranting Klaseman terus saya diikutkan karena belum pernah divaksin. Sekarang lebih aman dan ternyata tidak sakit biasa saja setelah diminta observasi," terangnya kepada Tribunjateng.com.
Menurut Ana, sejak awal adanya program vaksinasi yang digalakkan pemerintah dia berupaya ikut dan mencari informasi. Dirinya mengaku tidak khawatir mengalami kejadian ikutan pasca divaksin.
Peserta lain, Totok (35) warga Sidorejo Lor, Sidorejo Kota Salatiga ikut dalam vaksinasi massal karena ingin menjaga kesehatan.
"Saya percaya Covid itu ada, buktinya banyak yang meninggal. Saya ingin itu tidak terjadi ke saya ya usaha menjaga kesehatan untuk kekebalan tubuh," katanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/gelarvaksinasi-massal-tuti-roosdiono.jpg)