Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video Pati Deklarasikan Penutupan Seluruh Tempat Prostitusi

Bupati Haryanto, Wakil Bupati Saiful Arifin, dan para pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pati menandatangani komitmen

Sebab bulan lalu para pekerja seks komersial (PSK) sudah diminta pulang ke daerah masing-masing berkaitan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Di LI (Lorok Indah alias Lorong Indah) saja, hampir 300 orang sudah kembali ke daerah asalnya.

Sebanyak 98 persen penghuni LI memang dari luar kota. Sudah kami periksa KTP-nya.

Ada yang dari Cirebon, Bandung, Surabaya, Semarang, Jepara, Kudus, dan lain-lain,” ucap Haryanto.

Ia menyebut, orang yang dituakan di LI, yakni Ketua Paguyuban Lorog Indah Mastur, juga bukan warga Pati.

Dia berasal dari Kudus.

Begitu pula para pemilik bangunan di sana, mayoritas dari luar daerah.

“Kalau tidak segera ditutup, Pati malah bisa menampung lebih banyak pelaku prostitusi dari luar daerah.

Sebab lokalisasi di kota-kota besar sudah pada tutup. Antara lain Dolly di Surabaya dan Sunan Kuning di Semarang, sudah tidak operasional. Dikhawatirkan malah pada lari ke Pati,” kata dia.

Lebih jauh lagi, Haryanto juga khawatir jika prostitusi dibiarkan, Pati akan lebih dikenal sebagai destinasi ‘wisata malam’.

“Kalau dibiarkan jangan-jangan bisa jadi ‘terbesar di Asia’. Repot kita nanti. Orang luar negeri datang ke sini, bukannya wisata religi atau wisata alam, malah wisata seperti itu,” ungkap dia.

Haryanto mengatakan, berhubung para penghuninya sudah pulang ke kampung halaman, pihaknya kini tinggal berurusan dengan para pemilik bangunan di tempat prostitusi.

Mereka sudah dipastikan tidak mengantongi perizinan. Terlebih juga melanggar ketentuan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

“Jadi hari ini kami deklarasi. Kemudian langsung ditindaklanjuti secara teknis oleh tim gabungan. Tentu terkait teknis pelaksanaannya, akan ada konsekuensi alokasi anggaran. Itu bisa diatur. Yang penting semua pihak satu suara.

Saya minta tolong pada semua pihak, termasuk tokoh masyarakat, untuk satu suara tentang penutupan ini. Saya yakin berjalan lancar,” tandas dia.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved