Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Piala Jerman

Debut eks Barcelona Jadi Pelatih Wolfsburg: Lakukan 6 Pergantian Didiskualifikasi dari Piala Jerman

Debut mantan pemain Barcelona Mark van Bommel sebagai pelatih Wolfsburg berakhir tragis.

Editor: rival al manaf
www.vfl-wolfsburg.de
Pelatih Wolfsburg Mark van Bommel 

TRIBUNJATENG.COM, JERMAN - Debut mantan pemain Barcelona Mark van Bommel sebagai pelatih Wolfsburg berakhir konyol.

Ia justru membuat timnya didiskualifikasi dari Piala Jerman atau DFB Pokal.

Penyebabnya cukup konyol, Wolfsburg melakukan enam kali pergantian pemain saat melawan tim kasta bawah Preussen Munster Minggu, 8 Agustus 2021.

Baca juga: Jadwal Bola La Liga Spanyol, Bilbao Vs Barcelona, Levante Vs Real Madrid dan Atletico Vs Elche

Baca juga: Liga Jerman: Haaland Langsung Tancap Gas Cetak 2 Gol 3 Asist, Dortmund Kangkangi Bayern Muenchen

Baca juga: Kacau, Pesawat Evakuasi Pertama Jerman di Bandara Kabul Hanya Bisa Angkut 7 Orang

Menurut federasi sepak bola Jerman pergantian pemain yang diperbolehkan hanya sejumlah lima kali.

Namun Van Bommel mantan pemain Barcelona saat itu melakukan tiga kali pergantian di waktu normal dan tiga kali di babak ekstra time.

Wolfsburg pada akhirnya memenangkan laga dengan skor 3-1 dalam pertandingan itu.

Namun setelah DFB melakukan evaluasi, tim yang musim lalu menjadi semifinalis piala jerman itu dinyatakan diskualifikasi.

Mereka dinyatakan kalah 0-2 dan tidak bisa melanjutkan kompetisi tersebut.

DFB dalam laman resminya menyebutkan Preussen Munster sebagai pemenang dalam laga tersebut.

“Menyusul negosiasi secara verbal, DFB menyatakan Preussen Munster sebagai pemenang pada laga melawan Wolfsburg."

"Hasilnya telah diperbaiki dan kemenangan 2-0 diberikan kepada Munster,” dikutip dari laman resmi DFB, Selasa (17/8/2021).

Sementara itu dikabarkan ESPN, pihak Wolfsburg akan menyatakan banding atas keputusan diskualifikasi itu.

Stephan Oberholz, deputy chairman dari komisi terkait menyebut pergantian pemain murni kesalahan klub meski saat itu wasit juga mengizinkan.

"Klub sendiri yang bertanggung jawab atas pergantian pemain itu."

Baca juga: Mobil Meledak Lalu Terbakar di Solo, Satu Keluarga Asal Bali Berhasil Selamatkan Diri

Baca juga: Kamis (19/8) Ini IHSG Diprediksi Melanjutkan Tren Penguatan, Ini Katalisnya

Baca juga: Dikepung Petugas, 2 Pencuri Bersenjata Api Baru Menyerah Setelah Kena Timah Panas

Baca juga: Kronologi Perselisihan Habib Bahar vs Ryan Jombang di Lapas, Berawal Masalah Utang Rp 10 Juta

"Salah satu tugas mendasar adalah mencari tahu opsi pergantian pemain dan bertindak sesuai aturan," kata Stephan Oberholz.

"Wolfsburg sudah melanggar tugas ini, dan lalai dan sudah membuat kesalahan yang sebenarnya dapat dihindari dengan melakukan pergantian pemain ilegal keenam."

Oberholz juga menegaskan bahwa Wolfsburg tidak bisa menimpakan kesalahan kepada wasit, yang memberi izin pergantian pemain.

Hal itu karena pihak klub sendiri lalai sehingga melakukan kesalahan mendasar. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved