Barcelona
Alasan Kenapa Braithwaite Lebih Pantas Nomor 10 di Barcelona Daripada Coutinho
Nomor 10 eks Lionel Messi menjadi satu-satunya nomor punggung yang masih belum terisi di skuat Barcelona saat ini.
Antoine Griezmann misalnya, meski tanpa gol, bisa dianggap sukses sebagai kreator serangan Barcelona di laga itu.
Pemain anyar macam Memphis Depay juga mampu menjadi booster variasi serangan.
Dan, tentu saja, panggung utama kemenangan Barcelona itu adalah milik Martin Braithwaite.
Pemain yang selama ini dipandang sebelah mata, justru oleh sebagian besar Cules -penggemar Barcelona, mampu melesakkan dua gol dan satu assist.
Tak ayal, Martin Braithwaite diganjar predikat man of the match di laga tersebut.
Sebuah predikat yang sama sekali tak boleh diremehkan siapa pun.
Berstatus Pemain Darurat
Berbicara soal dipandang enteng, Braithwaite mungkin sudah kenyang hal itu.
Maklum dia datang ke Barcelona dengan status 'pemain darurat'.
Pemain kini berusia 30 tahun itu direkrut dari tim gurem, Leganes pada Februari 2020 silam.
Barcelona mendapat izin dari otoritas Liga untuk merekrut pemain di luar periode transfer karena situasi genting.
Kondisi kedaruratan itu merujuk krisis stok penyerang Barcelona waktu itu di mana mulai Luis Suarez hingga Ousmane Dembele cedera.
Meski boleh merekrut pemain di luar periode transfer, Barcelona hanya diizinkan melakukan pembelian dari tim Liga Spanyol.
Hal itu yang membuat Barcelona tak punya banyak pilihan mengingat banyak klub yang tak melepas pemain andalan mereka di tengah kompetisi berjalan.
Jadilah Braithwaite sebagai pilihan Blaugrana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/coutinho-barcelona.jpg)