Berita Kudus
Bupati Hartopo Minta Yang Terlibat Pemotongan Insentif Tenaga Kesehatan RSUD Kudus Ditindaklanjuti
Bupati Kudus, HM Hartopo minta perlu ditelusurinya dugan pemotongan dana instentif untuk nakes RSUD Loekmono Hadi.
Penulis: raka f pujangga | Editor: moh anhar
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Bupati Kudus, HM Hartopo belum mengetahui informasi mengenai pemeriksaan yang dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng terkait dugaan pemotongan insentif tenaga kesehatan (Nakes) di RSUD dr Loekmono Hadi, Jumat (20/8/2021).
"Saya tidak tahu itu, karena saya sedang dinas luar kota," ujar dia.
Bila informasi itu benar, Hartopo meminta semua yang terlibat dalam kasus tersebut perlu ditindaklanjuti.
"Perlu ditelusuri lebih dalam. Pihak-pihak yang berperan harus ditindaklanjuti," kata dia.
Baca juga: Pengganti Mangkunegara IX Belum Diputuskan, Tunggu Selesai Masa Berkabung
Baca juga: Fasilitas Olahraga Akan Dibuka Mulai Senin, Masuk GOR Tri Lomba Juang Wajib Tunjukan Bukti Vaksin
Baca juga: Inginkan Perekonomian Kembali Bergeliat, Bupatu Jepara Ajak ASN Jajan di Warung
Namun, diakuinya sebagian insentif tenaga kesehatan pada tahun 2020 lalu menggunakan APBD tahun 2021.
"Memang insentif Nakes kemarin sebagian memakai anggaran APBD," ujar dia.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus, Eko Djumartono menyampaikan, tidak mengetahui terkait dugaan pemotongan dana tenaga kesehatan.
"Nggak ngerti kalau itu, kami tidak tahu dan urusan mereka. Kami pencairannya sesuai regulasi," ujar dia.
Menurutnya, pencairan insentif itu juga diberikan langsung kepada masing-masing penerima.
"Transfer ke rekening masing-masing penerima," jelasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, Abdul Aziz Achyar belum memberikan keterangan terkait pemeriksaan dari Polda Jateng tersebut.
Diketahui sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus telah melunasi insentif bagi tenaga kesehatan di RSUD Kudus pada hari Rabu (14/7/2021) lalu.
Baca juga: Demi Harry Kane, Manchester City Rela Berikan Pemain Kesayangan Pep Guardiola
Baca juga: Dongeng Pangeran Serunting Si Pahit Lidah Cerita Rakyat Sumatera Selatan
• Hanya Andalkan Para Pemain Usia 20 Tahunan, Djadjang Pede Hadapi Liga 1 2021
Besaran insentif nakes di lingkungan RSUD Kudus sebesar Rp 7,1 miliar untuk periode bulan September-Desember 2020.
Kemudian realisasi insentif tenaga kesehatan pada tahun 2021 yang sudah dibayarkan untuk RSUD Kudus sebesar Rp 3,3 miliar.
"Puskesmas, Labkesda dan RSUD Kudus sudah ada pencairan, ini membayar yang sisa empat bulan di tahun 2020," ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, dr Andini Aridewi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/igd-rsud-lokemono-hadi-27-6.jpg)