Berita Kudus
Kompetisi Panahan Usia Dini Bakal Rutin Digelar di Kudus
Kompetisi panahan usia dini yang bertajuk MilkLife Archery Challenge sejak 2024 akan rutin digelar setiap tahun di Kabupaten Kudus.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Kompetisi panahan yang menyasar atlet usia dini rutin digelar di Kabupaten Kudus.
Kompetisi bertajuk MilkLife Archery Challenge ini terselenggara sejak 2024 dan rencananya akan rutin diselenggarakan pada tahun-tahun berikutnya.
Terakhir kompetisi yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife berlangsung sejak 30 April sampai 2 Mei 2026 di Supersoccer Arena Rendeng Kudus.
Peserta dalam kompetisi MilkLife Archery Challenge Seri 1 2026 ada 562 atlet muda dari 120 SD dan MI serta 17 SMP dan MTs dari berbagai wilayah di Jawa Tengah.
Baca juga: Bupati Kudus Dorong Penguatan Sport Tourism melalui Berbagai Even Olahraga
Ketua Panitia Pelaksana MilkLife Archery Challenge Seri 1 2026, Vera Eka Wardani mengatakan, cakupan usia peserta yang kian meluas semakin memperkuat ekosistem olahraga panahan di level akar rumput.
Pada kompetisi kali ini pihaknya menyesuaikan dengan aturan PB Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) menggunakan kategori umur sehingga banyak usia dini yang berpartisipasi.
“Harapannya agar semakin menumbuhkan kecintaan siswa pada olahraga panahan yang nantinya akan memperkuat keberlangsungan ekosistem olahraga panahan."
"Dengan demikian, ke depan dapat tercipta regenerasi atlet panahan yang berkualitas dan mampu berkontribusi bagi prestasi Indonesia, karena sudah ditempa dengan turnamen yang kompetitif seperti MilkLife Archery Challenge sejak dini,” kata Vera.
Vera melanjutkan, kompetisi panahan ini konsisten digelar sejak 2024 dan rutin setiap tahun.
Rencananya tahun depan juga akan digelar kompetisi serupa.
Dengan begitu harapannya minat publik atas olahraga panahan kian tinggi. Setidaknya dari Kudus mampu menyumbangkan atlet terbaik kepada Jawa Tengah.
“Syukur ke depan bisa menyumbangkan atlet di pelatnas yang bisa mengharumkan nama Indonesia,” kata Vera.
Ada lima kategori dalam kompetisi ini yaitu nasional U10, nasional U13, nasional U15, PVC U10, dan PVC U13.
Mereka berkompetisi secara individu dan beregu untuk mengharumkan nama sekolah masing-masing.
Peserta, Latisya Innara Surya Putri berhasil membawa pulang medali emas kategori nasional U10 putri.
| Bupati Kudus Dorong Penguatan Sport Tourism melalui Berbagai Even Olahraga |
|
|---|
| Potret Kemiskinan di Kudus: Tinggal di Rumah Bedeng, Anak Putus Sekolah |
|
|---|
| Sam’ani Komitmen Bawa Pendidikan di Kudus Relevan dengan Perkembangan Zaman |
|
|---|
| Pemkab Kudus Ajukan DAK ke Kemenkes untuk RSUD Loekmono Hadi dan RSDU Sunan Muria |
|
|---|
| Manfaatkan Lahan Kosong Samping Rumah, Agus Sulistiyanto Kini Sukses Bertani Selada Hidroponik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260503-_-Kompetisi-Panahan-di-Kudus.jpg)