Senin, 4 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Pesta Seks di Stadion dan Ruang Ganti, 12 Pemain Bola Klub Norwegia Jadi Cemoohan Suporter

Kamera CCTV dilaporkan menangkap momen para pemain berhubungan seks di lapangan dan di ruang ganti

Tayang:
Editor: muslimah
Designboom
Ilustrasi stadion 

TRIBUNJATENG.COM - Kejadian memalukan menimpa Klub sepak bola divisi satu Norwegia, Brann SK.

Mereka pun menjadi cemoohan suporter karena peristiwa itu.

Jumat (20/8/2021) Brann pun memecat satu pemain dan mengeluarkan Surat Peringatan (SP) kepada 10 penggawa lainnya, akibat melakukan pesta seks larut malam di dalam stadion.

Selain itu, ada satu pemain lagi yang keluar setelah pesta seks pada 10 Agustus 2021 tersebut menggemparkan Norwegia.

Peristiwa memalukan ini pun berujung cemoohan dalam laga kandang Brann belum lama ini.

Baca juga: AC Milan Dapat Stiker Baru Pendamping Giroud dan Ibrahimovic, Usia Masih Muda Berlabel Timnas Italia

Baca juga: Sering Diam-diam ke RS Sendirian, Gubernur Lukas Enembe Menangis Saat Lantik 3 Pejabat Papua

Kronologi peristiwa

Menurut berbagai laporan media yang dihimpun AFP, 12 pemain pergi makan malam lalu ke kelab malam, kemudian ke stadion bersama tujuh wanita.

Kamera CCTV dilaporkan menangkap momen para pemain berhubungan seks di lapangan dan di ruang ganti.

"Klub bekerja secara intensif untuk menyelesaikan pelanggaran kepercayaan yang sangat serius dari 12 pemain kami," kata Brann dalam pernyataannya, menambahkan ada banyak rumor dan spekulasi yang beredar.

Investigasi menunjukkan "pelanggaran pedoman, norma umum, aturan pembatasan corona," lanjutnya.

"Oleh karena itu, kami memutuskan untuk memecat salah satu pemain kami dan memberikan peringatan tertulis kepada 10 pemain lainnya," kata manajer umum Vibeke Johannesen dikutip dari AFP.

Pemain yang dipecat adalah Kristoffer Barmen (28).

Dia sudah mengabdi di Brann sejak berusia 10 tahun.

Barmen dipecat karena peran kuncinya dalam acara malam itu, kata pihak klub.

Pengacara Barmen, Eirik Monsen, mengatakan bahwa kliennya terkejut dengan keputusan klub dan merasa dia diperlakukan tidak adil.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved