Berita Regional
Kombes Pol Erdi: Insya Allah Pembunuh Ibu dan Anak Mayat Ditumpuk di Bagasi Mobil Segera Ditangkap
Misteri pembunuhan yang menimpa ibu dan anak di Subang hingga hari ini belum terungkap meski polisi sudah melakukan olah TKP
TRIBUNJATENG.COM, BANDUNG - Misteri pembunuhan yang menimpa ibu dan anak di Subang hingga hari ini belum terungkap meski polisi sudah melakukan olah TKP bahkan pra rekontruksi kejadian mengerikan tersebut.
Polisi juga sudah memeriksa sejumlah saksi termasuk suami Tuti yang juga ayah dari Amalia Mustika Ratu.
Sejumlah fakta terkait kehidupan keluarga ini juga mulai terungkap dan polisi masih terus memburu pelaku yang diduga menghabisi nyawa ibu dan anak yang mayatnya ditumpuk di bagasi mobil tersebut.
Polda Jawa Barat turut membantu proses penyelidikan kasus dugaan pembunuhan ibu dan anak di Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Chaniago mengatakan, pihaknya baru melakukan prarekonstruksi kejadian dugaan pembunuhan tersebut.
"Setelah dilakukan penyidikan, beberapa orang (saksi) sudah bertambah, kurang lebih ada 16 orang yang dimintai keterangan," ujar Erdi saat dihubungi Sabtu (21/8/2021).
Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, kata Erdi, dalam waktu dekat tersangka pelaku pembunuhan ibu dan anak itu bakal segera terungkap.
"Insyaallah dalam waktu dekat, ya. Mohon doanya. Jadi, intinya Polda Jabar ikut mem-backup karena ini merupakan kasus yang jadi atensi," katanya.
Sebelumnya, warga Kabupaten Subang digegerkan dengan temuan mayat ibu dan anak bersimbah darah di dalam bagasi mobil.
Identitas keduanya diketahui Tuti Suhartini (55) dan anaknya, Amelia Mustika Ratu (23).
Dua jasad ibu dan anak itu ditemukan di bagasi mobil jenis Alphard di Dusun Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, pada Rabu 18 Agustus 2021.
Polisi memastikan mayat tersebut merupakan korban pembunuhan.
Temukan titik terang
Sebelumnya diberitakan, polisi mulai mememukan titik terang kasus pembunuhan atau rajapati terhadap Tuti Suhartini (55) dan anak perempuannya, Amalia Mustika Ratu (23).
Pelaku pembunuhan ibu dan anak di subang warga Dusun Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, itu diduga bukan orang yang asing bagi korban.
Dugaan muncul berdasarkan keterangan para saksi dan bukti-bukti yang didapat penyidik dalam olah tempat kejadian perkara (TKP).
Saat dihubungi, Jumat (20/8/2021), Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Erdi A Chaniago, mengatakan sejumlah saksi telah menjalani pemeriksaan untuk mengungkap kasus ini.
Kemarin, penyidik dan Tim Inafis Polres Subang juga sudah mulai melakukan prarekontruksi yang diikuti oleh para saksi yang dianggap mengetahui ikhwal penemuan jasad Tuti dan anaknya.
Prarekonstruksi dilakukan tertutup.
"Namun, hasilnya belum bisa kami sampaikan," ujar Kanit Identifikasi Polres Subang, Ipda Asep Nugraha, di lokasi, kemarin.
Sebelumnya, Kapolres Subang AKBP Sumarni, mengatakan dugaan bahwa pelaku adalah orang yang dikenal korban muncul setelah petugas melakukan olah TKP.
Polisi, ujar Kapolres, sama sekali tak menemukan tanda-tanda kerusakan di TKP. Pintu rumah utuh dan tak ada barang yang dicuri.
"Diduga pelaku ini mengenal korban dan sudah mengetahui situasi di rumah korban," kata Kapolres saat ditemui di Mako Polres Subang, Kamis (19/8).
Namun, kata Sumarni, dugaan belum mengerucut pada orang tertentu.
"Kami masih belum bisa sampaikan, masih dalam penyelidikan, tapi kami sudah fokus," ujarnya.
Dari hasil olah TKP, ujar Sumarni, diduga kuat pelaku pembunuhan ini lebih dari seorang.
"Dari jejak tapak kaki yang berbeda dua, jadi diduga lebih dari satu orang," ucap Sumarni.
Tuti dan Amalia ditemukan dalam keadaan tewas mengenaskan di dalam mobil mewah di rumah mereka di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Rabu (18/8).
Pelaku menumpuk jasad keduanya di dalam bagasi. Kepala mereka memar dan berdarah.
Keberadaan korban, berawal dari kecurigaan Yosef, suami Tuti, aat pulang ke rumah, Rabu pagi.
Saat itu, ia tak menemukan istri dan anaknya, sementara kondisi rumah acak-acakan, dan ada bercak darah.
Yosef yang khawatir kemudian melaporkan hal itu ke polisi, yang kemudian menemukan jenazah Tuti dan Amalia di bagasi mobil Alpard mereka.
Ditemui di Polsek Jalan Cagak Polres Subang, kemarin, Yoris (34), anak tertua Tuti, mengaku masih sulit percaya bahwa ibu dan adiknya meninggal dengan cara yang tragis.
"Saya masih syok. Sampai sekarang belum menyangka adik sama mamah saya dibunuh," kata Yoris.
Ia berharap pelaku pembunuhan ini segera tertangkap dan dihukum seadil-adilnya.
"Saya yakin pihak kepolisian akan segera mengungkap kasus yang menimpa keluarga saya ini," ujarnya.
Sebelumnya, hal senada juga diungkapkan Yosef. Istrinya dan anaknya, ujar Yosef, adalah perempuan yang salehah.
"Istri saya tak pernah tertinggal salat lima waktu. Ia juga rutin melakukan pengajian di lingkungan rumah. Anak kesayangan saya, Amalia, juga rajin salatnya," ujar Yosef. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Kabid Humas Polda Jabar: Pelaku Rajapati Ibu dan Anak di Subang akan Segera Terungkap, Doakan Saja,