Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Rumah Eko Patrio Dijarah

Setelah Jarah Rumah Sahroni, Massa Ancam Geruduk Rumah Eko Patrio dan Uya Kuya Usai Ricuh DPR

Kerusuhan massa kembali pecah di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kali ini, rumah milik anggota Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni dijarah..dibakar

|
Penulis: Puspita Dewi | Editor: galih permadi
Twitter
Setelah Jarah Rumah Sahroni, Massa Ancam Geruduk Rumah Eko Patrio dan Uya Kuya Usai Ricuh DPR 

Setelah Jarah Rumah Sahroni, Massa Ancam Geruduk Rumah Eko Patrio dan Uya Kuya Usai Ricuh DPR


TRIBUNNATENG.COM – Kericuhan pasca aksi demonstrasi di Jakarta terus bergulir. Setelah rumah mewah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok, Jakarta Utara, porak-poranda diserbu massa, kini giliran nama Eko Patrio dan Uya Kuya ikut terseret dalam percakapan warganet.


Pada Sabtu malam (30/8/2025), jagat Twitter/X ramai memperbincangkan isu bahwa rumah komedian sekaligus politisi PAN, Eko Patrio, bakal menjadi target berikutnya. Sejumlah unggahan viral menampilkan seruan untuk mendatangi kediaman anggota DPR RI itu.

“Katanya habis Sahroni, target berikutnya Eko Patrio,” tulis akun @Jak******* dengan tagar #GerudukEko.

Baca juga: Rumah Uya Kuya Dijarah, Koleksi Sneakers Ratusan Juta Ludes

Baca juga: BREAKING NEWS: Rumah Eko Patrio Dijarah, Massa Geruduk Wakil Ketua Komisi VI DPR RI

Unggahan lain menyebut, “Rumah-rumah pejabat jadi sasaran. Hati-hati, Eko Patrio kabarnya masuk daftar.”


Tak berhenti di situ, nama Uya Kuya juga terseret. Publik mengaitkannya dengan momen jogetan sejumlah anggota DPR dalam Sidang Tahunan MPR, 16 Agustus 2025 lalu. Dalam rekaman yang beredar, Uya Kuya dan Eko Patrio tampak berjoget riang, sebuah aksi yang dinilai kontras dengan kondisi rakyat yang sedang tertekan oleh gelombang PHK dan sulitnya mencari pekerjaan.


“Anggota DPR joget-joget sementara rakyat susah. Ini namanya tidak peka,” komentar akun @Raf******.


Situasi ini diperparah dengan rumor yang beredar di masyarakat terkait kenaikan gaji anggota DPR sebesar Rp 3 juta per hari serta tunjangan perumahan mencapai Rp 50 juta per bulan. Kombinasi isu kesejahteraan pejabat dan keluhan ekonomi rakyat membuat amarah publik semakin meluas.


Meski demikian, tidak semua pihak mendukung seruan untuk menyerang rumah pribadi anggota DPR. Ada warganet yang mengingatkan agar protes tidak berubah menjadi anarki.

“Kalau protes, sampaikan di jalanan. Jangan sampai rumah pribadi jadi sasaran, itu bisa berbahaya,” tulis akun @Rid******.


Hingga kini, baik Eko Patrio maupun Uya Kuya belum memberikan tanggapan resmi terkait isu ini. Polisi juga belum mengonfirmasi apakah ada pergerakan massa yang mengarah ke kediaman keduanya.


Sebelumnya, kericuhan massa di Tanjung Priok membuat rumah Ahmad Sahroni luluh lantak. Aksi itu berujung perusakan, penjarahan, hingga viralnya video kondisi rumah yang porak-poranda.

Tindakan massa ini merupakan buntut kekecawaan atas pernyataan Ahmad Sahroni yang menyebut “orang tolol sedunia” ditengah kisruh kenaikan tunjangan DPR

 Sahroni menuturkan bahwa desakan untuk membubarkan DPR adalah sikap yang keliru.

Ia bahkan ia menyebut pandangan ini sebagai mental orang tolol. Sahroni mengingatkan bahwa boleh saja mengkritik DPR, mencacai maki dan komplain.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved