Rabu, 3 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kebumen

Ormas GMBI dan Pemuda Pancasila PP Bentrok di Gombong Kebumen

Bentrok dua kubu Organisasi Masyarakat (Ormas) GMBI dan Pemuda Pancasila (PP) di Gombong, Kebumen, Senin (23/8/2021) berbuntut panjang. 

Tayang:
Penulis: khoirul muzaki | Editor: galih permadi
Shutterstock
Ilustrasi penikaman dan perkelahian 

TRIBUNJATENG. COM, KEBUMEN - Bentrok dua kubu Organisasi Masyarakat (Ormas) GMBI dan Pemuda Pancasila (PP) di Gombong, Kebumen, Senin (23/8/2021) berbuntut panjang. 

Akibat kejadian itu, fasilitas sekretariat GMBI rusak, khususnya bagian kaca pecah. 

Lima mobil yang terparkir di halaman kantor pun ikut menjadi sasaran oknum Ormas hingga rusak. 

Dua anggota GMBI mengalami luka hingga dilarikan ke rumah sakit. Situasi lokasi kejadian dan jalan raya sempat mencekam karena dua kubu saling bersitegang.  

Polres Kebumen mengerahkan banyak anggota untuk mengamankan situasi pasca kejadian. Aksi yang mengarah ke dugaan tindak pidana itu berhasil diredam. 

Polisi mengamankan 75 oknum anggota PP dari lokasi kejadian.

Dari hasil pemeriksaan saksi dan bukti-bukti di lapangan, Polres akhirnya menetapkan 16 tersangka yang kini telah ditahan. 

"Kami tetapkan 16 tersangka sesuai bukti-bukti dan gelar perkara, " kata Kapolres Kebumen Piter Yanottama, Selasa (24/8/2021) 

Kapolres Kebumen AKBP Piter mengatakan, para tersangka dikenakan Pasal 170 KUHP Jo Pasal 406 KUHP tentang tidak pidana pengrusakan.   Mereka diduga tindak pidana kekerasan dan pengrusakan bersama di kantor GMBI Gombong. 

Ia sampai saat ini belum mendapatkan informasi kedua kubu telah berdamai.

Pihaknya kini fokus pada upaya penegakan hukum untuk menangani kasus tindak pidana murni itu. 

Piter mengungkapkan, bentrok dua kubu Ormas itu dipicu permasalahan yang terjadi sebelumnya. 

Menurut dia, sebelumnya dua kubu itu bersitegang hingga terlibat aksi saling lapor ke polisi, karena kasus perkelahian.

Pihaknya sebenarnya sedang menangani kasus yang mereka laporkan itu secara profesional. 

Tetapi di luar penanganan kasus itu, ia mensinyalir ada pergerakan dari mereka yang memicu bentrok pada Senin siang (23/8/2021) . 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved