Berita Kesehatan
Ini Manfaat Tumbuhan Tapak Dara, Obat Diabetes, Hipertensi Hingga Alzheimer
Bunga tapak dara (Catharanthus roseus) memang berwarna-warni nan cantik.
TRIBUNJATENG.COM - Bunga tapak dara (Catharanthus roseus) memang berwarna-warni nan cantik.
Makanya ia lebih sering dikenal masyarakat sebagai tanaman hias di pekarangan rumah.
Tapi siapa sangka, bunga dengan nama latin Catharanthus roseus ini, yang masuk dalam keluarga Apocynaceae, sudah lama menjadi obyek penelitian fitofarmaka di dunia.
Bunga dengan nama internasional Madagascar periwinkle, Cape periwinkle, rose periwinkle, rosy periwinkle, dan "old-maid" itu memang kaya manfaat.
Manfaat
1. Mengobati Diabetes dan Hipertensi
Zat reserpin, yang ada di tumbuhan ini memberikan khasiat sebagai antihipertensi. Di Asia, masyarakat secara tradisional digunakan untuk mengobati diabetes.
Secara tradisional, masyarakat di Filipina dan Tiongkok, merebusnya beberapa menit dan mengkonsumsinya untuk membantu mengatur kadar insulin dalam tubuh dan meminimalkan tekanan darah tinggi.
2. Membantu Menghentikan Pendarahan
Tapak dara dikenal juga sebagai obat herbal untuk mengehntikan pendarahan.
Masyarakat memanfaatkan minyak yang diekstrak dari daunnya untuk menyembuhkan pendarahan dari hidung dan gusi serta meringankan wasir berdarah.
Beberapa masyarakat juga memanfaatkan tumbuhan ini untuk membantu mengatur perdarahan yang berlebihan selama menstruasi dan menopause.
3. Mencegah dan Mengobati Kanker
Beberapa jurnal menyebutkan tanaman ini dapat digunakan dalam pengobatan herbal yang populer untuk kanker termasuk leukemia, penyakit Hodgkin, limfoma ganas, neuroblastoma, tumor Wilms, dan sarkoma Kaposi.
Saat diminum sebagai teh, tapak dara membantu mencegah penyebaran sel kanker ke seluruh tubuh. Tanaman ini juga mengandung leurosi-dine dan leurosine yang membantu mengobati penyakit Hodgkin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tumbuhan-tapak-dara.jpg)