Breaking News:

Berita Salatiga

500 Warga Tertipu Arisan Online Salatiga, 2 Orang Bawahan Bandar Kena 'Awu Anget' Korban

Pengacara AA dan DM korban lelang arisan online di Kota Salatiga memberikan klarifikasi atas kliennya

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Nafiul Haris
Korban lelang arisan online AA saat memberikan klarifikasi bersama penasihat hukumnya di Kantor Law Office Fast and Associates, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Jumat (27/8/2021). 

Hendri berharap para korban atau member dibawah AA atau DM supaya bersabar.

Dirinya memastikan kliennya akan bertanggungjawab dan tidak melarikan diri.

Selanjutnya, terhadap bandar arisan E jika tidak melakukan upaya yang baik dengan mengembalikan uang para korban akan ditempuh jalur pidana.

"Kemarin kita sudah komunikasi dengan pengacara E sejauh ini baik. Jika nanti zonk, kita akan gugat ke pidana maupun perdata, karena mereka yang hubungi klien kami ada iktikad baik," jelasnya

Korban AA mengaku mengikuti lelang arisan online pertama kali dari DM.

Kemudian DM diketahui statusnya reseller E.

Setelah itu, dirinya juga ikut arisan pada orang lain berinisial F.

AA bercerita dari menjual slot senilai Rp 3 juta dia membeli dari bandar Rp 2 juta dan pembeli dibebaskan menjual slot dengan keuntungan bebas.

"Tapi saya cuma ambil untung Rp 100-200 ribu. Untuk kerugian dari modal awal yang saya alami sekira Rp 900 juta, sedang guna mengganti uang member dari menjual aset sudah keluar Rp 180 juta, total member saya ada 65 orang," paparnya

Sementara ini AA, sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap para member telah menjual aset yang dimilikinya berupa mobil, sedangkan DM terpaksa menjual tanahnya. (ris)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved