Berita Video
Video Siswa di Kudus Berpakaian Bebas Saat PTM karena Seragam Sudah Kekecilan
Sejumlah siswa SDN 1 Jepang tidak mengenakan seragam saat pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM)
Penulis: raka f pujangga | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Berikut ini video siswa di Kudus berpakaian bebas saat PTM karena seragam sudah kekecilan.
Sejumlah siswa SDN 1 Jepang, Kudus tidak mengenakan seragam saat pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM), pada hari Jumat (27/8/2021) ini.
Sedikitnya 28 siswa mengikuti simulasi PTM yang terdiri dari kelas V dibatasi 12 orang, sedangkan kelas VI dibatasi hanya 16 orang.
Setiap siswa yang datang diperiksa suhu tubuhnya menggunakan thermogun, mencuci tangan, dan dilarang bersalaman tangan.
Dalam kesempata itu, tak semuanya mengenakan seragam pramuka. Sebagian siswa memilih untuk memakai pakaian bebas karena selama dua tahun pandemi.
Seragam mereka sudah tidak muat lagi, sehingga dipersilakan untuk datang menggunakan pakaian bebas.
Satu di antaranya, Ahmad Suad (12) mengatakan, tidak memakai seragam pramuka karena sudah tidak muat.
"Sudah nggak muat seragamnya, jadi pakaiannya bebas," ujarnya.
Terakhir, dia memakai seragam saat masih duduk di bangku kelas IV SD. Sehingga dua tahun berlalu membuat tubuhnya semakin besar.
Sehingga dia memilih untuk memakai pakaian bebas dan datang ke sekolah sekitar pukul 07.00.
"Senang akhirnya bisa belajar di sekolah lagi," jelas dia.
Sementara itu, Kepala SDN 1 Jepang, Ngatono terharu melihat anak-anaknya bisa bersekolah kembali.
Sesekali nafasnya tidak teratur saat diwawancarai wartawan karena menahan air mata bahagia.
"Kami sangat senang, karena hari ini bisa masuk sekolah. Saya sangat terharu," ujar dia.
Menurutnya, jika ada seragam siswa yang tidak muat dipersilakan untuk memakai seragam maka diizinkan untuk memakai pakaian bebas rapi.