Apa Itu NFT? Cuitan Pertama CEO Twitter Jack Dorsey yang Terjual Rp 42 Miliar
Apa Itu NFT? Cuitan Pertama CEO Twitter Jack Dorsey yang Terjual Seharga Rp 42 Miliar
Penulis: non | Editor: abduh imanulhaq
Apa Itu NFT? Cuitan Pertama CEO Twitter Jack Dorsey yang Terjual Seharga Rp 42 Miliar
TRIBUNJATENG.COM - Apa itu NFT? Cuitan pertama CEO Twitter Jack Dorsey yang terjual seharga Rp 42 miliar.
Beberapa waktu lalu media sosial heboh soal twit pertama CEO Twitter Jack Dorsey yang terjual seharga Rp 42 miliar.
Cuitan pertama Jack Dorsey yang terjual pada sebuah lelang tersebut merupakan sebuah bentun NFT.
Baca juga: Apa Itu Baby Blues? Cara Mengatasi dan Perbedaannya dengan Postpantrum Depression Syndrome
Baca juga: Apa Itu Gaslighting? 7 Tanda Gaslighting dalam Hubungan
Baca juga: Apa Itu Endemi? 2 Indikator Perubahan Statusnya dari Pandemi
Baca juga: Apa Itu Jali? Biji-bijian Tinggi Serat, Ini 7 Manfaat dan Kandungan Nutrisinya
Apa itu NFT?
NFT atau Non Fungible Token adalah NFT adalah aset digital yang mewakili suatu objek dunia nyata.
Contohnya karya seni, musik, item dalam game, video, lagu dan sebagainya yang bisa diperjual-belikan dan memiliki hak cipta.
Suatu NFT yang dijual, bakal memiliki nomor kode dan metadata unik yang tidak bisa direplikasi dan tentunya berbeda dari aset NFT lainnya.
Kode unik tersebut juga bisa melacak penerbit token, pemilik awal, dan pemilik akhir untuk karya atau barang yang sifatnya bisa dikoleksi (collectible).
Setiap NFT akan berlaku sebagai item koleksi yang tidak dapat diduplikasi sehingga menjadikannya langka.
Artinya, NFT ibarat sebuah sertifikat keaslian untuk aset virtual.
Dengan demikian, seseorang yang memiliki sebuah NFT akan memiliki sesuatu yang berharga di dunia digital.
Sama seperti mereka memiliki sebuah aset atau barang berharga di dunia nyata.
Berbagai karya yang dijadikan NFT sendiri, misalnya gambar atau video, biasanya bisa disimpan dan dilihat oleh banyak orang.
Namun, hanya ada satu orang yang memiliki versi aslinya yang dilengkapi dengan sertifikat kepemilikan digital yang tersimpan di dalam blockchain.
NFT sendiri digunakan pertama kali pada sebuah game blockchain bernama CryptoKitties pada Oktober 2017 lalu.
Dalam game tersebut, pengguna bisa mengadopsi atau memelihara seekor kucing virtual.
Layaknya memiliki binatang peliharaan di dunia fisik, seekor kucing digital bakal memiliki identitas (token) unik.
Untuk menunjukkan bahwa kucing tersebut dimiliki sepenuhnya oleh seorang pengguna.
Karena satu NFT memiliki keunikan tersendiri dan dijual dengan harga yang berbeda, nilai sebuah aset NFT tidak bisa disamakan.
Atau ditukarkan dengan aset NFT dan aset kripto lainnya.
Aset semacam ini berbeda dengan aset lainnya, seperti mata uang dollar AS, Ethereum, atau Bitcoin yang bersifat fungible.
Bisa disimpulkan bahwa NFT merupakan aset digital yang bisa dimiliki secara eksklusif oleh seseorang dengan nilai yang bervariasi tergantung orang yang menjualnya.
Tak hanya digunakan untuk menjual aset digital. Penggunaan NFT merambah ke ranah gaming yang digunakan para gamer untuk mendapatkan penghasilan melalui game NFT.
NFT Gaming merupakan upaya untuk mendapatkan uang kripto dengan bermain game atau kerap disebut play-to-earn.
Gerakan "play-to-earn" adalah fenomena yang belakangan ini muncul di industri game.
Para pemain game NFT akan mengumpulkan aset atau hadiah di dalam game yang nantinya dapat dikonversi menjadi uang tunai nyata.
Dalam dunia game, aset NFT akan bisa ditukar atau bahkan berbentuk mata uang virtual.
Nantinya, mata uang kripto itu bisa ditukarkan lagi dengan uang asli di platform penukaran yang mendukung game tersebut.
Di antaranya game populer yang menerapkan mekanisme NFT adalah game peliharaan mirip Pokemon besutan Sky Mavis, Axie Infinity.
Di sana, pemain bisa mengumpulkan aset berharga yang bernama Small Love Potion (SLP), yang bisa didapatkan dengan mengalahkan pemain lainnya dengan cara bertarung.
Mekanisme bertarung sendiri akan mengandalkan binatang peliharaan yang dibeli oleh masing-masing pemain yang dijuluki "Axies".
Kemudian, SLP yang terkumpul akan bisa ditukarkan dengan aset mata uang kripto terlebih dahulu, baru nanti dikonversikan ke mata uang asli. (tribunjateng/non)
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-aset-kripto.jpg)