Berita Video
Video Destinasi Pantai Sicepit Batang Punya Ikon Kapal Pesiar
Pantai Sicepit merupakan satu di antara pantai yang berada di ujung barat Kabupaten Batang, tepatnya di Desa Kasepuhan, Kecamatan Batang.
Penulis: dina indriani | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Berikut ini video Destinasi Pantai Sicepit Batang Punya Ikon Kapal Pesiar
Pantai Sicepit merupakan satu di antara pantai yang berada di ujung barat Kabupaten Batang, tepatnya di Desa Kasepuhan, Kecamatan Batang.
Pantai Sicepit menyuguhkan pantai yang masih murni, bersih dengan udara yang masih segar.
Pohon cemara yang menjulang dan berjajar rapi menjadikan pantai ini lebih indah dari pantai lain yang berada di kawasan yang sama yaitu pesisir pantai utara Batang.
Melihat potensi ini, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sicepit Indah bersama masyarakat sekitar berinovasi agar Pantai Sicepit bisa memiliki daya tarik lebih dan dilirik masyarakat.
Tepat berada di sisi tengah tepi pantai, berdiri kokoh sebuah kapal pesiar yang cukup besar.
Bangunan kapal pesiar tersebut merupakan konsep warung dari Slamet Casmulyono.
"Jadi ide ini muncul karena kami ingin mengembangkan potensi pantai sicepit pantai sebagus ini sayang jika didiamkan, dan di sini juga belum ada warung sehingga saya memiliki ide untuk membuat warung kapal.
Kemudian menjadikannya juga sebagai ikon wisata pantai sicepit tentu atas kerja sama dengan pokdarwis karena visi kita sama," tuturnya saat ditemui, Minggu (29/8/2021).
Dikatakannya, untuk ke depan agar lebih menarik lagi nantinya di pinggir pantai akan berjajar perahu atau kapal kapal kecil untuk tempat bersantai para pengunjung.
Sehingga ikon kapal di pantai sicepit bisa semakin kental dan menarik banyak pengunjung.
"Masyarakat sekitar nanti jika akan membuka warung diwajibkan ada kapal kecil atau perahu untuk tempat duduk dan bersantai para pengunjung, untuk ikon induknya kan sudah ada yang besar," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pokdarwis Pantai Sicepit Kasepuhan Batang Solehan mengatakan pantai sicepit memiliki banyak potensi wisata karena terdapat beberapa filosofi.
Apalagi pada tahun 2013 lalu pernah ada penemuan bom ranjau laut sisa Perang Dunia II, yang nantinya Pokdarwisa setempat akan membuat ikon bom ranjau di lokasi.
Ada juga edukasi pembuatan garam laut, sehingga bisa menjadikan wisata yang cukup komplit.