Breaking News:

Bitcoin Indonesia

Pesan Miliarder AS: Lebih Baik Investasi Emas, Mata Uang Kripto pada Akhirnya akan Tidak Berharga

John Paulson, presiden dan manajer portofolio perusahaan investasi AS Paulson & Co, mengatakan kepada Bloomberg Wealth dalam sebuah wawancara

Editor: Catur waskito Edy
PEXELS/WORLDSPECTRUM/Kompas.com
Ilustrasi bitcoin, aset kripto, Cryptocurrency Ethereum. 

TRIBUNJATENG.COM, NEW YORK --  John Paulson, presiden dan manajer portofolio perusahaan investasi AS Paulson & Co, mengatakan kepada Bloomberg Wealth dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada hari Senin, investor tidak boleh membuang-buang uang atau waktu untuk satu kelas aset yang semakin populer yang ia pandang sebagai "bubble".

“Mata uang kripto, pada akhirnya akan terbukti tidak berharga. Setelah kegembiraan habis, atau likuiditas mengering, mereka akan menjadi nol. Saya tidak akan merekomendasikan siapa pun untuk berinvestasi dalam cryptocurrency,” jelas Paulson seperti yang dilansir dari Market Watch.

Paulson mengatakan, investor bahkan tidak layak untuk memegang bitcoin dalam waktu singkat mengingat volatilitasnya yang ekstrem.

Sebaliknya, dia menyarankan investor untuk membeli emas batangan, karena jumlah emas yang dapat diinvestasikan sangat terbatas. 

Paulson melihat investor menarik uang dari pendapatan tetap dan uang tunai saat inflasi meningkat, kemudian menuju satu-satunya tujuan logis, yaitu emas.

Paulson memiliki nasihat lain untuk mereka yang kebetulan memiliki $100.000 yang tergeletak di sekitar: Gunakan itu untuk membeli rumah bagi diri Anda sendiri.

Pada awal pekan lalu, harga Bitcoin melonjak ke level US$ 50.000, tetapi kemudian berjuang keras untuk bertahan di level tersebut, bahkan ketika komentar Powell pada hari Jumat membebani dolar dan memberi cryptocurrency peningkatan.

Bitcoin diperdagangkan di kisaran level US$ 47.000 pada Senin pagi. 

Pendapat Paulson tentang Bitcoin senada dengan pendapat investor kawakan Warren Buffett.

Beberapa waktu lalu, Warren Buffett menyebut aset tersebut seperti "racun tikus" dan mengatakan bahwa dia tidak akan pernah berinvestasi di dalamnya. 

Melansir The Motley Fool, ini bukan pertama kalinya Warren Buffett mengkritik mata uang kripto.

Akan tetapi, pernyataannya kali ini kemungkinan merupakan pernyataan yang paling tajam dari yang pernah ada. 

Ketika Warren Buffett menyebut Bitcoin sebagai "racun tikus", yang dia maksud adalah bahwa itu adalah aset "gelembung" tanpa nilai intrinsik.  (Barratut Taqiyyah Rafie) 

Selanjutnya: Sempat dekati level US$ 50.000, harga Bitcoin jatuh ke US$ 46.000   Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "Miliarder AS: Mata uang kripto pada akhirnya akan terbukti tidak berharga"

Baca juga: Obligasi Bisa Jadi Pilihan Aman, Sebagian Korban Penipuan Investasi Bodong Mengadu ke LBH

Baca juga: Hadirkan BBM Berkualitas yang Lebih Dekat, Pertashop Pertama di Kota Solo Mulai Beroperasi

Baca juga: Puluhan Pelajar Ditangkap saat Hendak Tawuran Setelah Ikuti PTM

Baca juga: Mendagri Tito Karnavian Tegur 10 Kepala Daerah yang Lambat Cairkan Insentif Nakes

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved