Berita Nasional

Sebagian Besar Simpatisan Habib Rizieq yang Terlibat Kerusuhan Sudah Dipulangkan 

Hampir seluruh simpatisan eks pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang diamankan polisi dalam kericuhan pada Senin (30/8/2021) suda

Editor: m nur huda
TribunJakarta/Bima Putra
ILUSTRASI - Polrestro Jakarta Timur saat mengamankan simpatisan Rizieq Shihab di depan Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (24/6/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Hampir seluruh simpatisan eks pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang diamankan polisi dalam kericuhan pada Senin (30/8/2021) sudah dibebaskan.

"Alhamdulillah pulang hampir semua," kata Anggota tim kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar, saat dikonfirmasi, Rabu (1/9/2021).

Sebelumnya, puluhan simpatisan Rizieq diamankan usai terlibat kericuhan dengan petugas kepolisian di sekitar Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Kericuhan terjadi tak lama setelah pembacaan putusan banding atas perkara hasil swab test RS UMMI.

Pengacara Rizieq Shihab, Aziz Yanuar dalam kanal YouTube Kompas TV, Selasa (29/12/2020).
Pengacara Rizieq Shihab, Aziz Yanuar dalam kanal YouTube Kompas TV, Selasa (29/12/2020). (YouTube Kompas TV)

Majelis Hakim menolak banding yang diajukan Rizieq dan tetap menjatuhkan vonis 4 tahun penjara sesuai keputusan pengadilan tingkat pertama.

Aziz mengungkapkan, setidaknya ada 39 simpatisan yang diamankan pihak kepolisian.

Mereka dibawa ke tiga tempat yakni Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Pusat, serta Polres Jakarta Utara.

Tim kuasa hukum Rizieq Shihab pun langsung memberikan pendampingan hukum kepada para simpatisan yang diamankan.

"Alhamdulillah di Polda sudah dibebaskan semua sore kemarin. Polres Jakut masih ada dua, polres Jakpus masih ada lima," kata Aziz.

Ia menargetkan simpatisan yang masih ditahan bisa dibebaskan pada Rabu siang ini.

Wakil Kepala Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo menyebut kericuhan itu bermula ketika polisi berupaya membubarkan massa.

Petugas awalnya secara persuasif menghimbau massa bubar karena saat ini masih situasi pandemi Covid-19.

DKI Jakarta juga masih menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM level 3 yang melarang orang berkumpul.

Selain itu, putusan banding juga sudah dibacakan oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, yakni tetap memvonis Rizieq 4 tahun penjara sesuai putusan pengadilan tingkat pertama.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved