Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Pegawai KPI yang Alami Pelecehan Melapor Ulang Setelah Sempat Tak Ditanggapi Serius oleh Polisi

Menurut pria berinisial MS itu, dirinya sempat tak ditanggapi saat melapor di Polsek Gambir tahun lalu.

DAILY MAIL
Ilustrasi pelecehan 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Seorang pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menyampaikan laporan ulang ke polisi terkait dugaan pelecehan, penganiayaan, dan bullying yang dialaminya.

Menurut pria berinisial MS itu, dirinya sempat tak ditanggapi saat melapor di Polsek Gambir tahun lalu.

Kali ini, MS membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Pusat.

Baca juga: Wanita Ini Habisi Nyawa Suami yang Ingin Melepas Rindu Setelah 8 Tahun Tak Bertemu

"Benar yang bersangkutan sudah melapor.

Statement selengkapnya tunggu Kapolres ya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Wisnu Wardhana, saat dikonfirmasi, Kamis (2/9/2021).

Wisnu mengatakan, MS melapor pada Rabu malam kemarin, didampingi oleh Komisioner KPI Nuning Rodiyah.

Wisnu memastikan pihaknya akan segera memproses laporan yang dibuat MS.

"Akan ditindaklanjuti," katanya.

MS yang telah bekerja sebagai pegawai kontrak di KPI sejak 2011 mengaku kerap menerima tindakan perundungan, perbudakan, hingga pelecehan oleh teman-teman kantornya.

"Tahun 2015, mereka beramai-ramai memegangi kepala, tangan, kaki, menelanjangi, memiting, melecehkan saya dengan mencorat-coret buah zakar saya memakai spidol.

Kejadian itu membuat saya trauma dan kehilangan kestabilan emosi," kata MS dalam keterangan tertulisnya yang viral.

MS menceritakan bahwa ia telah dua kali mencoba melapor ke Polsek Gambir.

Namun, dua kali pula pengaduan MS tidak pernah diteruskan oleh polisi.

MS pertama kali memberanikan diri untuk mengadukan ke Polsek Gambir pada 2019.

 
Namun kala itu MS malah diminta petugas untuk mengadukan terlebih dahulu kepada atasan supaya permasalahannya diselesaikan secara internal.

"Petugas malah bilang, 'Lebih baik adukan dulu saja ke atasan.

Biarkan internal kantor yang menyelesaikan'," ucapnya.

Berselang setahun kemudian, karena perundungan masih terus terjadi, MS kembali mencoba melapor ke Polsek Gambir, berharap laporannya diproses dan para pelaku dipanggil untuk diperiksa.

"Tapi di kantor polisi, petugas tidak menganggap cerita saya serius dan malah mengatakan, 'Begini saja pak, mana nomor orang yang melecehkan bapak, biar saya telepon orangnya'," kata MS.

Wakil Ketua KPI Mulyo Hadi Purnomo sebelumnya mengatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan investigasi.

"Kami segera melakukan investigasi terhadap kebenaran dugaan kasus tersebut," kata Mulyo Hadi, dihubungi Kompas.com, Rabu (1/9/2021).

Mulyo menerangkan bahwa investigasi internal akan dimulai dilakukan dengan mengumpulkan keterangan dari kedua belah pihak.

Selain itu, Mulyo juga menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan perlindungan, pendampingan hukum dan pemulihan psikologis terhadap korban.

Selanjutnya, Mulyo menyebut bahwa KPI mendukung kasus ini dibawa ke ranah hukum.

Aparat penegak hukum diminta menindaklanjuti kasus tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Mulyo mengatakan bahwa pihaknya akan menindak tegas pelaku yang terbukti melakukan kekerasan dan pelecehan seksual pada korban.

"Menindak tegas pelaku apabila terbukti melakukan tindak kekerasan seksual dan perundungan terhadap korban sesuai hukum yang berlaku," kata dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Laporannya Sempat Tak Ditanggapi Serius Polisi, Pegawai KPI yang Alami Pelecehan Seksual Melapor Ulang"

Baca juga: 2 Mayat Ditemukan di Kebun: 1 dalam Karung di Atas Motor, 1 Tergantung di Pohon

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved