Berita Nasional
Kata Ahli Psikologi Forensik soal Dugaan Pelecehan dan Perundungan di KPI
Kasus dugaan perundungan dan pelecehan seksual terhadap sesama pegawai terjadi di lingkungan kerja Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
TRIBUNJATENG.COM - Kasus dugaan perundungan dan pelecehan terhadap sesama pegawai terjadi di lingkungan kerja Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
Ahli Psikologi Forensik, Reza Indragiri, memberi tanggapan soal kasus tersebut.
Seorang pria berinisial MS mengaku menjadi korban dalam peristiwa ini.
Baca juga: Pegawai KPI Ngaku Jadi Korban Perundungan Teman Sekantor, Terjadi sejak 2012, Ini Janji KPI
Sementara itu, terduga pelaku ada lima orang, yakni berinisial RM, FP, RE, EO, dan CL.
Menanggapi kasus tersebut, Reza Indragiri menyebut, hanya kalangan tertentu yang mengetahui kejadian perundungan dan pelecehan seksual seperti ini.
"Kasus semacam ini andaikan memang benar terjadi, berlaku di ruang tertutup."
"Hanya kalangan yang sangat tertentu saja yang mengetahui kejadian persis yang menakutkan semacam itu," ujarnya, Kamis (2/9/2021), dikutip dari YouTube Kompas TV.
Menurutnya, MS juga kesulitan mencari pertolongan kepada pihak kepolisian.
Sebab, terduga korban sudah kehilangan rasa percaya diri setelah mengalami kejadian tersebut.
Selain itu, MS juga sudah dikecewakan oleh pihak yang seharusnya membantunya.
"Itu pula yang mempersulit terduga korban mencari pertolongan termasuk ke pihak eksternal, dalam hal ini penegak hukum," katanya.
"Karena pihak terduga korban sudah mengalami ketidakberdayaan diri, mengalami ketidakpercayaan terhadap dirinya."
"Apalagi kemudian beberapa kali mencari pertolongan justru dikecewakan oleh lembaga yang justru semestinya memberi pertolongan," beber dia.
Reza Indragiri berujar, MS kini mengalami perasaan trauma yang berganda.
Setelah terduga pelaku, menurutnya, MS kembali disakiti oleh pihak yang seharusnya memberikan perlindungan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-bullying_20170915_214642.jpg)