Penanganan Corona
Pasien Covid-19 Ditagih Rp 488 Juta, Pihak Rumah Sakit Beri Penjelasan
Keluarga pasien Covid-19 atas nama Ria Anjelina Siregar di Medan keberatan dengan tagihan rumah sakit.
TRIBUNJATENG.COM, MEDAN - Keluarga pasien Covid-19 atas nama Ria Anjelina Siregar di Medan keberatan dengan tagihan rumah sakit.
Paman pasien, Penggeng Harahap menyebut jumlah tagihan yang sodorkan rumah sakit sebesar Rp 488 juta.
Namun, setelah mengajukan keberatan dan merilis masalah itu ke media massa, akhirnya pihak keluarga pasien dan rumah sakit bertemu.
Kemudian disepakati biaya mana yang ditanggung pemerintah dan mana yang ditanggung keluarga pasien.
Baca juga: BERITA LENGKAP : Satgas Covid-19: Jangan Berpuas Diri Penularan Turun
Baca juga: Walubi Jateng Berikan Bantuan Sembako Kepada Masyarakat Kota Semarang Selama Pandemi Covid-19
Baca juga: Reisa Broto Asmoro Puji Penanganan Covid di Kota Semarang: Patut Dicontoh Daerah Lain
Baca juga: Penyerang AC Milan Olivier Giroud Positif Covid-19
Keluarga pasien pun telah membayar secara deposito kepada rumah sakit sebesar Rp 166 juta selama pasien dirawat.
Menanggapi hal itu, Rumah Sakt Columbia Asia Medan buka suara terkait masalah tagihan sebesar Rp 488 juta kepada salah satu pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit itu.
General Manager RS Columbia Asia, Dedy Hidayat meralat pernyataan keluarga yang menyebutkan tagihan sebesar Rp 488 juta.
Dia menyebutkan, total biaya perawatan pasien itu adalah sebesar Rp 456 juta.
"Yang bisa di-cover Kemenkes itu Rp 366 juta, sehinga sisanya Rp 87 juta menjadi beban pasien," kata Deny saat jumpa pers di rumah sakit itu, Kamis (2/9/2021).
Dia membantah bahwa telah mengejar-ngejar keluarga pasien untuk membayar tagihan itu.
Dia menyebutkan, sejak awal tagihan yang disodorkan kepada keluarga pasien sudah sesuai prosedur.
"Jadi tidak ada istilah kami mengejar keluarga untuk melakukan pembayaran," ungkapnya.
Deny mengatakan, pihaknya telah memberikan pilihan soal pembiayaan saat pasien pertama kali masuk ke RS.
Keluarga, kata pihak RS, memilih melakukan pembayaran mandiri.
"Kami di Rumah Sakit Columbia menerima segala bentuk pembayaran pasien Covid-19. Pasien memilih, kita hanya mengakomodasi. Pasien datang bersedia membayar pribadi," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/organisasi-kesehatan-dunia-who-merekomendasikan-agar-pasie.jpg)